
Bahasa Inggris memiliki delapan kategori kata yang disebut part of speech, dan memahaminya adalah kunci untuk menguasai tata bahasa dengan baik. Setiap jenis part of speech memiliki fungsi spesifik dalam membentuk kalimat yang bermakna dan gramatikal benar.
Part of speech adalah sistem klasifikasi kata berdasarkan peran dan fungsinya dalam kalimat. Kedelapan kategori ini mencakup noun (kata benda), pronoun (kata ganti), verb (kata kerja), adjective (kata sifat), adverb (kata keterangan), preposition (kata depan), conjunction (kata hubung), dan interjection (kata seru).
Tapi Hati-Hati, Jangan Sampai Tersesat!
Melihat banyaknya kategori di atas, wajar kalau Bahasawan bingung harus mulai dari mana. Ingat, belajar grammar itu ada urutannya, lho. Jangan sampai kamu belajar secara acak dan malah jadi pusing sendiri.
Supaya belajarnya lebih terarah, kami sudah menyusun peta jalan belajar dari Nol sampai Mahir agar kamu paham alurnya secara sistematis Lihat Panduan Belajar Grammar Lengkap!
Takut salah grammar pas ngomong?
Yuk, gabung di program Grammar Perfection. Mulai dari Rp 499.000, kamu sudah dapat sertifikat resmi dan komunitas positif!
DAFTAR SEKARANG KELAS GRAMMAR PERFECTION SEBELUM TELAT!
Pengertian part of speech
Part of speech adalah sistem klasifikasi kata berdasarkan fungsi gramatikal dan peran kata tersebut dalam kalimat. Menurut The 8 Parts of Speech: Rules and Examples, setiap kata dalam bahasa Inggris dapat dikategorikan ke dalam salah satu dari delapan kelompok utama ini.
Konsep ini berfungsi sebagai fondasi untuk memahami struktur kalimat dan tata bahasa. Setiap jenis part of speech memiliki karakteristik dan aturan penggunaan yang berbeda, mulai dari cara kata tersebut dimodifikasi hingga posisinya dalam kalimat. Pemahaman yang solid tentang klasifikasi ini akan membantu dalam menguasai struktur kalimat yang lebih kompleks.
Contoh kalimat yang mengandung 8 part of speech
Untuk memahami bagaimana setiap jenis part of speech bekerja dalam konteks nyata, perhatikan contoh kalimat berikut yang mengandung kedelapan kategori:
“The intelligent student quickly wrote her comprehensive essay yesterday, but she was still nervous.”
Dalam kalimat ini, setiap kata memiliki peran grammatical yang berbeda: “The” (article), “intelligent” (adjective), “student” (noun), “quickly” (adverb), “wrote” (verb), “her” (pronoun), “comprehensive” (adjective), “essay” (noun), “yesterday” (adverb), “but” (conjunction), “she” (pronoun), “was” (verb), “still” (adverb), dan “nervous” (adjective).
Menurut The 8 Parts of Speech | Chart, Definition & Examples, kemampuan mengidentifikasi setiap komponen ini dalam kalimat kompleks sangat penting untuk memahami struktur bahasa Inggris secara menyeluruh.
1. Kata Benda (NOUN)

Noun atau kata benda merupakan fondasi utama dalam materi part of speech yang mengidentifikasi orang, tempat, benda, atau konsep abstrak. Menurut Parts of Speech: Definitions, Examples & 8 Types, noun berfungsi sebagai subjek atau objek dalam kalimat dan dapat dikategorikan menjadi beberapa jenis.
Kata benda dibagi menjadi common nouns (kata benda umum) seperti “book”, “city”, dan “teacher”, serta proper nouns (kata benda khusus) seperti “Jakarta”, “Indonesia”, dan nama orang. Selain itu, terdapat abstract nouns yang merujuk pada konsep tak berwujud seperti “happiness” dan “freedom”, serta concrete nouns yang dapat dirasakan panca indera seperti “apple” dan “music”.
Dalam penggunaannya, noun dapat berfungsi sebagai subject verb agreement yang menentukan bentuk kata kerja dalam kalimat, membuat pemahaman struktur kalimat menjadi lebih sistematis.
a. Fungsi Utama Noun dalam Kalimat
Noun memiliki peran fundamental sebagai subjek, objek, dan pelengkap dalam struktur kalimat bahasa Inggris. Menurut BYJU’S, kata benda berfungsi sebagai inti informasi yang menentukan siapa atau apa yang sedang dibicarakan dalam kalimat.
Sebagai subjek, noun mengidentifikasi pelaku tindakan seperti “The student reads books” di mana “student” menjadi fokus utama. Ketika berfungsi sebagai objek langsung, noun menerima tindakan dari verb seperti “She bought a car” dengan “car” sebagai hasil tindakan pembelian.
Dalam materi part of speech tingkat lanjut, noun juga berperan sebagai objek tidak langsung dan pelengkap yang memberikan informasi tambahan tentang hubungan kata dalam kalimat kompleks.
b. Jenis-Jenis Noun yang Wajib diketahui
Dalam materi part of speech, noun terbagi menjadi beberapa kategori penting yang perlu dipahami. Study.com mengklasifikasikan noun berdasarkan karakteristik dan fungsinya dalam kalimat.
Common Noun merujuk pada benda umum seperti book, car, dan teacher. Sebaliknya, Proper Noun mengidentifikasi nama spesifik seperti Jakarta, Einstein, atau Monday yang selalu dimulai dengan huruf kapital.
Abstract Noun menggambarkan konsep yang tidak dapat disentuh seperti happiness, freedom, dan knowledge. Sementara Concrete Noun mengacu pada benda fisik yang dapat dirasakan panca indera seperti apple, music, atau perfume. Pemahaman jenis kalimat membantu mengidentifikasi penggunaan noun yang tepat dalam konteks berbeda.
2. Kata Ganti (PRONOUN)

Pronoun adalah kata yang menggantikan noun untuk menghindari pengulangan dan membuat kalimat lebih efisien. Dalam sistem part of speech dan tata bahasa bahasa Inggris, pronoun memainkan peran vital sebagai penghubung antar kalimat. Menurut Wikipedia, kata ganti membantu menciptakan kohesi dalam teks dengan merujuk kembali pada noun yang telah disebutkan sebelumnya.
Pronoun terbagi menjadi beberapa kategori: personal pronouns (I, you, he, she), possessive pronouns (mine, yours, theirs), demonstrative pronouns (this, that, these), dan relative pronouns (who, which, that). Setiap jenis memiliki fungsi spesifik dalam struktur kalimat.
| Contoh Noun | Diganti dengan Pronoun |
| Andi | He |
| The Books | They |
| The bag belongs to Sarah | The bag is hers |
a. Fungsi Utama Pronoun dalam Kalimat
Pronoun memiliki fungsi vital dalam struktur kalimat bahasa Inggris sebagai pengganti noun yang efisien dan fleksibel. Menurut Britannica, pronoun mencegah repetisi berlebihan dalam komunikasi, membuat kalimat lebih ringkas dan natural.
Fungsi utama pronoun meliputi menggantikan subjek (“She runs daily”), objek langsung (“I saw him”), dan objek tidak langsung (“Give her the book”). Dalam konteks part of speech dan tata bahasa, pronoun juga berfungsi sebagai possessive marker untuk menunjukkan kepemilikan tanpa mengulang nama pemilik.
Pronoun memungkinkan pembicara merujuk kembali pada noun yang telah disebutkan sebelumnya, menciptakan kohesi dan kelancaran dalam dasar-dasar kata kerja maupun struktur kalimat kompleks. Tanpa pronoun, komunikasi akan terasa kaku dan tidak efisien.
| Peran | Kalimat | Keterangan |
| Subjek | [She]is a doctor. | (Sheadalah pelaku aksi/subjek.) |
| Objek | Please tell[me]the story. | (Meadalah penerima aksitell.) |
b. Jenis-Jenis Pronoun yang Wajib diketahui
Personal pronouns (I, you, he, she, it, we, they) merupakan jenis paling fundamental dalam part of speech dan tata bahasa Inggris. Possessive pronouns seperti mine, yours, his menunjukkan kepemilikan tanpa diikuti noun, berbeda dengan possessive adjectives (my, your, his) yang harus diikuti kata benda.
Demonstrative pronouns (this, that, these, those) menunjuk objek spesifik berdasarkan jarak, sementara reflexive pronouns (myself, yourself, himself) mengacu kembali ke subjek kalimat. Relative pronouns (who, which, that) menghubungkan klausa dan menciptakan kalimat kompleks yang lebih sophisticated dalam komunikasi formal maupun informal.
3. Kata Kerja (VERB)

Kalau Noun dan Pronoun adalah aktor atau subjeknya, maka Kata Kerja atau Verb adalah aksi atau peristiwa yang membuat kalimat itu hidup! Tanpa Verb, kalimat Bahasawan hanya kumpulan kata mati.
Verba (n.d.) mendefinisikan, Verb adalah kata yang fungsinya untuk menyatakan suatu tindakan, keberadaan, pengalaman, atau pengertian dinamis lainnya.
- Tindakan (Action): Run, Write, Eat, Study.
- Kejadian (Occurrence): Happen, Develop, Change.
- Keadaan (State of Being): Is, Am, Are, Seem, Feel.
a. Fungsi Utama Verb dalam Kalimat
Tugas Verb ini vital banget, Bahasawan. Selain menyatakan aksi, Verb adalah satu-satunya bagian dalam kalimat yang bisa memberi tahu kita kapan aksi itu terjadi (tense). Semua kalimat WAJIB punya Verb.
- Inti Predikat: Verb adalah inti dari predikat dan selalu mengacu pada subjek.
- Penentu Waktu (Tense): Verb akan berubah bentuknya tergantung apakah aksi itu terjadi di masa lalu (past), sekarang (present), atau masa depan (future).
| Tipe Verb | Kalimat | Keterangan |
| Aksi(Action) | Bahasawan writes a good essay. | (Writesadalah tindakan.) |
| Keadaan(State) | She is happy. | (Ismenghubungkan subjek dengan keadaannya.) |
b. Jenis-Jenis Verb yang Wajib diketahui
Supaya makin mantap, ini tiga jenis Verb utama yang harus Bahasawan kuasai:
- Action Verbs (Kata Kerja Aksi): Menyatakan tindakan fisik atau mental yang nyata.
Contoh: Walk, Sing, Think, Believe. - Linking Verbs (Kata Kerja Penghubung): Menghubungkan Subjek dengan penjelasnya (noun atau adjective). Yang paling sering adalah bentuk to be (is, am, are, was, were).
Contoh: She is beautiful. - Helping/Auxiliary Verbs (Kata Kerja Bantu): Berdiri di depan Action Verb untuk membentuk tense atau mood.
Contoh: Do, Have, Will, Should, Can, Must. (Contoh: I have finished.)
4. Kata Sifat (ADJECTIVE)

Setelah memahami Noun/Pronoun dan aksinya (Verb), sekarang kita butuh deskripsi! Inilah peran Kata Sifat atau Adjective. Tugasnya adalah membuat Noun dan Pronoun yang tadinya biasa saja, menjadi luar biasa dan penuh detail. Dia ini kayak ‘penjelas’ atau ‘pakaian’ yang bikin Noun Bahasawan jadi keren.
Wall Street English menjelaskan bahwa, “Adjective adalah suatu kata yang digunakan untuk menggambarkan atau memodifikasi noun atau pronoun.”
Adjective membantu kita menjawab pertanyaan:
- Yang mana? (Which one?)
- Jenis apa? (What kind?)
- Berapa banyak? (How many?)
a. Fungsi Utama Adjective dalam Kalimat
Adjective punya tugas penting untuk memberikan informasi tambahan (kualitas, kuantitas, dll.) pada Noun atau Pronoun. Ada dua posisi favorit Adjective dalam kalimat:
- Sebelum Noun: Posisi paling umum.
- Setelah Linking Verb: Mengikuti Verb penghubung (is, seem, become, dll.) untuk mendeskripsikan Subjek.
| Posisi | Kalimat | Keterangan |
| Sebelum Noun | I bought a red car. | (Redmemodifikasicar.) |
| Setelah Linking Verb | The car is red. | (RedmendeskripsikanThe car.) |
b. Jenis-Jenis Adjective yang Wajib diketahui
Untuk memudahkan, kenali tiga kategori umum Adjective ini:
- Descriptive Adjectives (Deskriptif): Menjelaskan kualitas, sifat, atau keadaan.
Contoh: Beautiful, Angry, Fast, Delicious, Cold. - Quantitative Adjectives (Kuantitas): Menjelaskan jumlah atau besaran.
Contoh: Many, Few, Three, Some, Enough. - Demonstrative Adjectives (Penunjuk): Sama seperti Demonstrative Pronoun, tapi berfungsi langsung membatasi Noun.
Contoh: This book, Those shoes.
Lanjut, Bahasawan! Kita masuk ke nomor 5, si serba bisa yang jago memberikan detail pada aksi!
5. Kata Keterangan (ADVERB)
Kalau di poin sebelumnya kita bahas Adjective yang khusus mendeskripsikan Noun, maka sekarang kita ketemu Kata Keterangan atau Adverb. Adverb ini jauh lebih serbaguna! Dia mendeskripsikan semuanya yang lain: Verb, Adjective, atau bahkan Adverb lain!
Menurut British Council Foundation (2024), Adverb adalah kata yang fungsinya untuk memodifikasi (memberi keterangan) pada kata kerja (verb), kata sifat (adjective), dan adverb lain.
- Kata Kerja (Verb): Bagaimana aksi itu dilakukan.
- Kata Sifat (Adjective): Seberapa intens sifat itu.
- Kata Keterangan lain (Adverb): Seberapa intens keterangan itu.
Ciri Khas: Banyak Adverb dibentuk dari Adjective dengan menambahkan akhiran -ly (quick $\rightarrow$ quickly, careful $\rightarrow$ carefully).
a. Fungsi Utama Adverb dalam Kalimat
Fungsi utama Adverb adalah memberi detail kontekstual pada kalimat. Adverb menjawab pertanyaan-pertanyaan ini:
- Bagaimana (How): She sings beautifully.
- Kapan (When): I left yesterday.
- Di mana (Where): They live nearby.
- Seberapa Intens (To what extent): It was too cold.
Contoh:
| Modifikasi | Kalimat | Keterangan |
| Memodifikasi Verb | She walks quickly. | (Quicklymenjelaskanbagaimanadia berjalan.) |
| Memodifikasi Adjective | The movie was very good. | (Verymenjelaskanseberapabagus film itu.) |
b. Jenis-Jenis Adverb yang Wajib diketahui
Adverb dikelompokkan berdasarkan informasi yang diberikannya. Ini empat jenis utamanya:
- Adverb of Manner (Cara): Menjelaskan bagaimana aksi dilakukan.
Contoh: Slowly, Easily, Loudly, Carefully. - Adverb of Time (Waktu): Menjelaskan kapan aksi terjadi.
Contoh: Yesterday, Now, Later, Soon, Today. - Adverb of Place (Tempat): Menjelaskan di mana aksi terjadi.
Contoh: Here, There, Upstairs, Outside, Nearby. - Adverb of Frequency (Kekerapan): Menjelaskan seberapa sering aksi diulang.
Contoh: Always, Never, Often, Sometimes.
6. Kata Depan (PREPOSITION)
Sekarang kita bahas Kata Depan atau Preposition. Tugasnya mungkin terlihat sederhana, tapi Preposition adalah kunci untuk menunjukkan hubungan posisi, waktu, atau arah antar kata.
Secara definisi, Preposition adalah kata yang diletakkan sebelum Noun atau Pronoun (yang disebut Object of Preposition) untuk menunjukkan hubungan kata tersebut dengan kata lain dalam kalimat.
| Hubungan | Contoh Preposition |
| Tempat(Place) | In, On, At, Under |
| Waktu(Time) | Before, After, Since, During |
| Arah(Direction) | To, From, Into, Across |
a. Fungsi Utama Preposition dalam Kalimat
Preposition tidak bisa berdiri sendiri, Bahasawan! Dia selalu membentuk satu kesatuan yang disebut Frasa Preposisional (Prepositional Phrase), yaitu kombinasi dari Preposition + Noun/Pronoun setelahnya. Frasa inilah yang berfungsi memberi keterangan tambahan (seperti Adjective atau Adverb).
Fungsi: Menghubungkan Noun/Pronoun (sebagai objeknya) dengan sisa kalimat, menunjukkan hubungan spasial atau temporal.
| Peran | Kalimat | Keterangan |
| Tempat | The keys are [on the table]. | (On the tableadalah frasa yang menjelaskandi manakunci berada.) |
| Waktu | I will call you [after lunch]. | (After lunchadalah frasa yang menjelaskankapanmenelepon.) |
b. Jenis-Jenis Preposition yang Wajib diketahui
Untuk memudahkan, kenali Preposition berdasarkan fungsinya dalam memberi keterangan:
- Preposition of Time (Waktu): Menunjukkan kapan sesuatu terjadi.
Contoh: At (pukul), In (bulan/tahun), On (hari), Before, After. - Preposition of Place (Tempat): Menunjukkan lokasi atau posisi.
Contoh: In, On, At, Under, Beside, Above. - Preposition of Direction (Arah): Menunjukkan pergerakan menuju suatu tempat.
Contoh: To, Into, Towards, Across, Through.
7. Kata Sambung (CONJUNCTION)
Setelah semua kata berdiri sendiri (Noun, Verb, Adjective, Adverb), kita butuh Kata Sambung atau Conjunction untuk menggabungkan dan merangkai mereka menjadi ide yang kompleks. Conjunction ini adalah ahli strategi yang membuat tulisan Bahasawan jadi mengalir, bukan kalimat pendek-pendek yang terpotong.
Secara definisi, Conjunction adalah kata yang fungsinya untuk menghubungkan dua unit bahasa yang berbeda, bisa berupa:
- Kata (Words)
- Frasa (Phrases)
- Klausa (Clauses / Bagian Kalimat)
| Contoh Conjunction | Fungsi Dasar |
| And | Penambahan |
| But | Pertentangan |
| Because | Sebab-Akibat |
a. Fungsi Utama Conjunction dalam Kalimat
Fungsi utama Conjunction adalah menciptakan hubungan logis (penambahan, pilihan, sebab, akibat) antara dua unit kalimat yang digabungkannya. Ada dua cara utama Conjunction bekerja:
- Menghubungkan yang Setara (Coordinating): Menggabungkan dua kata/klausa yang memiliki kedudukan tata bahasa yang sama.
- Menghubungkan yang Tidak Setara (Subordinating): Menggabungkan klausa utama (main clause) dengan klausa anak (subordinate clause) yang bergantung padanya.
Contoh:
| Tipe | Kalimat | Keterangan |
| Setara | I like coffee [but] she likes tea. | (Butmenghubungkan dua ide yang setara.) |
| Tidak Setara | [Although]it was raining,I went out. | (Althoughmembuat klausa pertama bergantung pada yang kedua.) |
b. Jenis-Jenis Conjunction yang Wajib diketahui
Kenali dua jenis Conjunction ini yang paling sering Bahasawan temui:
- Coordinating Conjunctions (FANBOYS): Untuk menghubungkan dua unit yang setara.
Contoh: For, And, Nor, But, Or, Yet, So. - Subordinating Conjunctions: Untuk memulai klausa yang tidak bisa berdiri sendiri (klausa dependen).
Contoh: Because, Although, Since, While, If, When, Before.
8. Kata Seru (INTERJECTION)
Interjection dalam bahasa Inggris sangat beragam dan sering digunakan dalam percakapan sehari-hari. Beberapa contoh yang paling umum meliputi:
- Ekspresi kegembiraan: “Wow!”, “Yay!”, “Hooray!” untuk menunjukkan antusiasme atau kebahagiaan yang mendalam.
- Ekspresi rasa sakit: “Ouch!”, “Ow!”, “Ah!” ketika merasakan sensasi tidak nyaman secara fisik.
- Ekspresi kejutan: “Oh!”, “Whoa!”, “Gosh!” untuk bereaksi terhadap sesuatu yang tidak terduga atau mengejutkan.
- Ekspresi frustrasi: “Ugh!”, “Argh!”, “Darn!” saat menghadapi situasi yang menjengkelkan atau tidak berjalan sesuai harapan.
Penggunaan interjection ini memberikan dimensi emosional yang kuat dalam komunikasi, membantu penutur mengekspresikan perasaan dengan cara yang lebih natural dan spontan dibanding struktur kalimat formal.
a. Fungsi Utama Interjection dalam Kalimat
Fungsi Interjection sangat spesifik: dia menyuntikkan emosi langsung ke dalam kalimat tanpa mengubah makna atau struktur tata bahasanya.
- Ekspresi Cepat: Digunakan untuk menunjukkan emosi yang kuat secara mendadak.
- Tanda Baca Khas: Sering diikuti oleh tanda seru (!) jika emosinya kuat, atau koma (,) jika emosinya lebih ringan.
- Independen: Meskipun ada di dalam kalimat, secara tata bahasa dia berdiri sendiri.
Contoh:
| Peran | Kalimat | Keterangan |
| Emosi Kuat | [Wow!]That painting is beautiful. | (Wow!menunjukkan takjub.) |
| Emosi Ringan | [Well,]I guess I should go now. | (Well,menunjukkan keraguan atau transisi.) |
b. Contoh-Contoh Interjection yang Sering Dipakai
Kenali beberapa Interjection yang paling sering digunakan untuk berbagai emosi:
- Rasa Sakit/Kaget: Ouch!, Alas, Yikes, Oops!
- Kesenangan/Kegembiraan: Yay!, Hurray!, Woohoo!
- Sapaan/Perhatian: Hello, Hey, Yo.
Kesimpulan
Memahami 8 part of speech adalah fondasi penting dalam menguasai bahasa Inggris. Setiap kategori – dari noun yang menamai objek hingga interjection yang mengekspresikan emosi – memiliki peran unik dalam membentuk komunikasi yang efektif. Dengan pemahaman mendalam tentang fungsi gramatikal masing-masing kategori, kamu dapat membangun kalimat yang lebih tepat dan bermakna dalam setiap konteks komunikasi.
Pusing Menghafal Satu-Satu? Kami punya Metode yang Bikin Kamu Cepat Hafal!
Yuk, gabung di program Grammar Perfection. Mulai dari Rp 499.000, kamu sudah dapat sertifikat resmi dan komunitas positif!
YUK DAFTAR KELAS GRAMMAR PERFECTION BARENG KELAS BAHASA SEKARANG!
Referensi:
- Azar, Betty Schrampfer. Understanding and using English grammar. [Student book], Volume 1. Longman Publishing Group, 1999
- UMSU. (2025, 19 Maret). Pronoun: Pengertian, Jenis, dan Contohnya. Berita dan Informasi – UMSU. https://umsu.ac.id/berita/pronoun-pengertian-jenis-dan-contohnya/
- Verba. (n.d.). Dalam Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. Diakses 17 November 2025, dari https://id.wikipedia.org/wiki/Verba
(Catatan: n.d. = no date, digunakan karena Wikipedia terus diperbarui.) - Wall Street English. “Parts of Speech: Pengertian, Jenis, Contoh, dan Penggunaan.” Wall Street English, 4 Feb. 2021, https://wallstreetenglish.co.id/parts-of-speech/.
- British Council Foundation. (2024, 21 Februari). Adverb: Pengertian, Jenis, dan Contoh Kalimat. Global English School. https://www.britishcouncilfoundation.id/blog/adverb-pengertian-jenis-dan-contoh-kalimat



