
Halo, Bahasawan!
Pernah nggak sih Bahasawan ada di situasi begini:
Lagi mengajak teman nonton bioskop, terus dia jawab, “Hmm, maybe.” Terus kamu jadi mikir keras, “Ini dia mau ikut tapi malu, atau sebenarnya dia malas tapi nggak enak nolak?”
Nah, kata yang satu ini memang punya banyak makna. Sering dipakai, tapi sering juga bikin salah paham.
Banyak yang mengira kalau tahu maybe artinya sudah aman. Padahal, ada nuansa rasa dan konteks yang perlu Bahasawan pahami biar nggak terjebak dalam ketidakpastian.
Tenang, Bahasmin bakal ajak kamu menyelami maybe artinya apa, kapan harus pakainya, dan apa bedanya sama saudara-saudaranya yang lain. Yuk, kita siapin catatan Bahasawan!
Baca Juga: Wajib Tahu! Probably Artinya & Cara Pakai yang Tepat
Sebenarnya, Maybe Artinya Apa Sih?
Kalau kita buka kamus, maybe artinya adalah “mungkin”, “barangkali”, atau “bisa jadi”. Kata ini masuk dalam kategori adverb (kata keterangan) yang digunakan untuk menyatakan ketidakpastian.
Jadi, kalau ada yang tanya maybe artinya adalah kata yang digunakan saat Bahasawan belum bisa memberikan jawaban pasti “Yes” atau “No”. Tingkat keyakinannya ada di angka 50:50. Bisa kejadian, bisa juga nggak.
Contoh mudahnya gini:
- “Maybe it will rain tonight.” (Mungkin nanti malam hujan. Tapi bisa juga cerah. Langitnya masih abu-abu soalnya).
Intinya, maybe artinya adalah ungkapan saat Bahasawan masih ragu-ragu atau belum punya cukup informasi buat memutuskan sesuatu.
Kapan Waktu Terbaik Pakai Kata Maybe?
Bahasmin sering lihat nih, banyak pemula yang asal pakai kata ini di situasi yang kurang pas. Biar Bahasawan makin pro, perhatikan dua momen emas penggunaan maybe ini:
1. Saat Benar-Benar Ragu

Contoh: A: “Where is Budi?” (Di mana Budi?), B: “Maybe he is in the toilet.” (Mungkin dia di toilet). Karena cuma nebak, nggak lihat sendiri maka maybe bisa digunakan.
2. Saat Menolak Secara Halus

Dalam percakapan bahasa inggris, “mungkin” sering dipakai buat nolak ajakan tanpa menyakiti hati.
Contohnya: A: “Can you come to my party?”, B: “Maybe, let me check my schedule first.”
Kalau kaya gitu, situasinya dalam hati sebenarnya ingin menikmati waktu sendiri, tapi enggak enak jika bilang “No” atau Tidak.
Perbedaan Probably dan Maybe: Serupa Tapi Tak Sama
Lalu, Apa sih perbedaan probably artinya dan maybe artinya Bahasmin? Kan sama-sama berarti “mungkin”?
Eits, tunggu dulu Bahasawan! Bedanya jauh banget lho, terutama di level keyakinannya.
Maybe (Level Galau: Tinggi)
Biasanya digunakan di awal kalimat, untuk keyakinan dan kepastian akan terjadi hanya sekitar 50%, jadi antara yakin dan tidak yakin. Contohnya: “Maybe I will buy a car.” (Duitnya belum ada, cuma angan-angan).
Probably (Level Yakin: Tinggi)
Biasanya digunakan di tengah kalimat (setelah subjek atau to be), keyakinan sudah 70% – 80% akan terjadi, kecuali jika ada kondisi lain yang lebih kuat. Contoh: “I will probably buy a car next month.” (Tabungan sudah cukup, tinggal pilih warna).
Jadi, kalau Bahasawan mau bilang ke bos soal deadline proyek dan progesnya sudah bagus, jangan pakai maybe ya! Pakailah probably biar bos tenang.
Mengupas Frasa “Maybe Later”: Janji atau PHP?
Pernah dengar frasa ini? Maybe later artinya secara harfiah adalah “mungkin nanti”. Tapi, dalam pergaulan sehari-hari, arti maybe later seringkali bergeser maknanya.
Bahasmin kasih rahasia nih. Kalau bule atau native speaker bilang “Maybe later”, itu seringkali adalah kode halus untuk bilang “Tidak” atau “Nggak sekarang, dan kayaknya nggak bakal pernah”.
Contoh Situasi: A: “Can we go to Disneyland?” B: “Maybe later, honey.”
Di sini, si B bukan janji mau pergi nanti sore, tapi lagi menunda karena mungkin tiketnya mahal atau lagi sibuk.
Jadi, hati-hati ya Bahasawan kalau dapat jawaban “maybe” ini, jangan terlalu berharap lebih!
Variasi Lain untuk Bilang “Mungkin” dalam Bahasa Inggris
Supaya kosakata Bahasawan nggak itu-itu saja, ada banyak cara lho untuk mengungkapkan mungkin dalam bahasa inggris. Biar terdengar lebih variatif dan native-like, coba pakai kata-kata ini:
Perhaps
Ini saudara kembarnya maybe. Bahasa inggris mungkin yang satu ini sedikit lebih formal. Contoh: “Perhaps we should leave now.” (Barangkali kita harus pergi sekarang).
Possibly
Ini menekankan pada “kemungkinan bisa terjadi”, sekecil apapun itu. Sering juga diterjemahkan sebagai bahasa inggris mungkin saja. Contoh: “It is possibly the best burger in town.” (Mungkin saja ini burger terbaik di kota).
Might / May
Ini bentuk modal verb. Contoh: “It might rain.” (Sama artinya dengan Maybe it will rain).
Baca Juga: 3 Menit Paham Jebakan Bedanya Because vs Because of yang Sering Bikin Salah Kaprah
Kesimpulan: Jangan Takut Ragu, Tapi Tetaplah Jelas!
Gimana, Bahasawan? Sekarang sudah terang benderang kan soal maybe artinya apa?
Ternyata, kata sesimpel “maybe” punya banyak lapisan makna, ya. Mulai dari keraguan murni, cara nolak halus, sampai perbandingannya dengan probably. Memahami perbedaan probably dan maybe artinya serta frasa seperti maybe later artinya apa, bakal menyelamatkan Bahasawan dari kesalahpahaman saat ngobrol sama teman bule atau nonton film tanpa subtitle.
Kunci dari Bahasmin adalah:
- Pakai Maybe kalau kamu benar-benar blank atau ragu (50%).
- Pakai Probably kalau kamu sudah cukup yakin (80%).
- Pakai Maybe Later kalau kamu mau nolak tapi nggak tegaan.
Siap Upgrade Skill Grammar for Speaking untuk Sehari-hari?
Ide banyak, stuck di mulut?
Yuk ikut, SPEAKING INTENSIVE PREMIUM di Kelas Bahasa akan membebaskan kemampuan bicaramu dalam 30 hari. Rasakan belajar intensif, feedback personal!
[Daftar dan taklukkan speaking Kelas Bahasa SEKARANG!]
Referensi:
- Murphy, R. (2019). English Grammar in Use (5th ed., p. 80). Cambridge: Cambridge University Press. https://www.cambridge.org/pm/cambridgeenglish/catalog/grammar-vocabulary-and-pronunciation/english-grammar-use-5th-edition






