
Halo, Bahasawan!
Ketika Bahasawan mulai serius mendalami bahasa Inggris, sering kali hambatan utamanya bukan pada kurangnya kosakata benda (noun), melainkan kebingungan dalam memilih kata kerja. Kita sering kali tahu apa yang ingin diucapkan, tapi ragu bentuk mana yang paling pas. Nah, di sinilah pentingnya memahami peta besar dari jenis jenis verb.
Bahasmin sering melihat banyak orang yang hafal ratusan kata, tapi kalimatnya masih terasa kaku. Rahasianya sebenarnya sederhana yakni penguasaan kata kerja adalah kunci agar kalimat menjadi hidup serta mudah dipahami. Dalam artikel ini, kita tidak akan membahas teori rumit yang bikin pusing. Kita akan membedah jenis jenis verb dengan cara yang paling masuk akal dan langsung bisa Bahasawan praktikkan hari ini juga.
Siap untuk meningkatkan level bahasa Inggrismu? Mari kita mulai belajarnya!
Baca Juga: Regular vs Irregular Verbs: Paham 5 Panduannya dengan Cepat
1. Action Verbs & Mental Verbs
Bahasawan pasti setuju kalau aktivitas manusia itu terbagi dua, yakni yang terlihat mata dan yang hanya terjadi di kepala. Inilah dasar pembedaan paling mendasar dalam jenis jenis verb. Bedanya Apa?
Secara sederhana, action verbs & mental verbs adalah dua sisi mata uang dari aktivitas kita.
- Action Verbs (Kata Kerja Fisik): Ini adalah kata kerja yang melibatkan gerakan tubuh atau interaksi fisik dengan objek. Kalau Bahasawan bisa memotret kegiatannya, berarti itu action verb. Contohnya: run (lari), eat (makan), atau kick (tendang).
- Mental Verbs (Kata Kerja Mental): Ini aktivitas yang terjadi di dalam batin atau otak. Tidak ada keringat yang keluar, tapi ada proses yang berjalan. Contohnya: understand (mengerti), believe (percaya), atau decide (memutuskan).
Memahami perbedaan ini penting karena beberapa jenis jenis verb kategori mental (stative verbs) biasanya tidak boleh digunakan dalam bentuk continuous (sedang berlangsung/ing). Misalnya, kita jarang bilang “I am knowing you,” tapi cukup “I know you.”
2. Auxiliary Verb & Linking Verb, Apa Bedanya?
Beralih ke bagian yang sering bikin “tricky”. Banyak yang tertukar antara auxiliary verb & linking verb karena bentuk katanya sering kali sama (seperti is, am, are). Padahal, fungsi mereka saat digunakan sangat berbeda.
Apa yang Dimaksud dengan Auxiliary Verb dan Berikan Contohnya?

Sesuai namanya, Auxiliary berarti pembantu. Dalam daftar jenis jenis verb, tugas utama auxiliary verb adalah membantu kata kerja utama (main verb) untuk membentuk tenses yang jelas, kalimat tanya, atau kalimat negatif. Dia tidak bisa berdiri sendiri jika ingin membentuk makna aksi yang lengkap.
Contoh simpelnya begini:
- “She is writing a novel.” Di sini, is bekerja sebagai auxiliary yang membantu writing untuk menunjukkan bahwa kejadiannya sedang berlangsung sekarang. Tanpa is, kalimatnya jadi “She writing”, yang mana itu salah secara gramatikal.
Apa Itu Linking Verb dalam Kalimat Nominal?
Nah, kalau linking verb beda lagi ceritanya. Linking verb bertugas sebagai “jembatan” atau penghubung antara subjek dengan pelengkapnya (bisa berupa sifat atau identitas). Dia tidak menunjukkan aksi sama sekali.
Ketika Bahasawan bilang, “The soup tastes good,” kata tastes di situ berfungsi menghubungkan sup dengan rasanya. Sup itu tidak melakukan aksi “mencicipi”, kan? Itulah kenapa dia disebut linking verb. Memahami jenis jenis verb seperti ini akan membuat Bahasawan lebih peka terhadap konteks kalimat, apakah itu sebuah aksi atau sekadar deskripsi keadaan.
3. Modal Verbs
Pernah merasa kalimat bahasa Inggris Bahasawan terdengar terlalu kaku atau terdengar seperti robot? Mungkin karena kurangnya penggunaan modal verbs. Dalam hierarki jenis jenis verb, modal verbs punya tempat spesial untuk mengekspresikan perasaan, kemampuan, dan kesopanan.
Kapan Kita Menggunakan Modal Verbs (can, will, should)?

Modal verbs adalah kata kerja bantu khusus yang memberikan “rasa” tambahan pada kata kerja utama. Kita menggunakannya saat ingin menunjukkan:
- Kemampuan (Ability): Pakai Can atau Could. Contoh: “I can swim.”
- Kemungkinan (Possibility): Pakai May atau Might. Contoh: “It might rain today.”
- Kewajiban/Saran (Necessity): Pakai Must atau Should. Contoh: “You should sleep early.”
Salah satu aturan emas dalam jenis jenis verb kategori modal ini adalah: mereka tidak boleh diikuti oleh “to”. Jadi, jangan pernah bilang “I can to go”. Cukup “I can go”. Sesederhana itu, tapi sering terlewat oleh pemula.
4. Phrasal Verb
Ini dia level selanjutnya bagi Bahasawan yang ingin terdengar seperti native speaker. Kadang kita menemukan kata kerja yang kalau diartikan satu per satu malah jadi aneh. Selamat datang di dunia Phrasal Verbs.
Phrasal verb adalah kombinasi antara kata kerja biasa dengan preposisi atau adverb (kata keterangan). Gabungan ini melahirkan makna baru yang sering kali jauh berbeda dari kata aslinya.
Mari kita lihat contohnya:
- Give artinya memberi.
- Up artinya atas.
- Tapi, Give up artinya menyerah.
Unik, kan? Menguasai jenis jenis verb tipe phrasal ini memang butuh pembiasaan. Tips dari Bahasmin: jangan dihafal mati seperti rumus matematika. Cobalah gunakan satu phrasal verb dalam satu hari. Misalnya hari ini Bahasawan belajar “run out” (kehabisan), pakailah saat kuota internet habis atau saat susu di kulkas kosong. Konteks nyata akan membuat ingatan lebih lekat.
Mengapa Memahami Jenis Jenis Verb Itu Krusial?
Bahasawan mungkin bertanya, “Kenapa sih harus ribet membedakan semua ini?”
Jawabannya bukan untuk pamer istilah gramatikal. Dengan mengenali jenis jenis verb, Bahasawan akan punya kontrol penuh atas nuansa yang ingin disampaikan. Bahasawan jadi tahu kapan harus menggunakan action verbs untuk bercerita dengan dinamis, atau kapan menggunakan linking verbs untuk mendeskripsikan perasaan dengan tepat.
Kesalahan umum seperti tertukar menggunakan auxiliary dan modal bisa diminimalisir. Tulisan atau percakapan Bahasawan akan terdengar lebih natural, mengalir, dan tentunya lebih mudah dipahami oleh lawan bicara.
Baca Juga: Regular Verbs: Rahasia Jago Bahasa Inggris Tanpa Pusing Menghafal
Kesimpulan
Belajar bahasa itu perjalanan panjang, tapi belajar Bahasa itu ibarat lari sprint 100 meter. Mengenal jenis jenis verb seperti yang sudah kita bahas di atas mulai dari action, mental, auxiliary, linking, modal, hingga phrasal adalah fondasi yang kuat supaya Bahasawan bisa lancar berbahasa inggris.
Jangan merasa terbebani untuk menghafal semuanya sekaligus. Bahasmin sarankan, pilih satu jenis yang menurut Bahasawan paling menarik hari ini, lalu buatlah 3 kalimat sederhana. Lakukan konsisten, dan lihat perubahannya dalam satu bulan.
Sudah siap mempraktikkan jenis jenis verb ini dalam percakapan sehari-hari?
Yuk, mulai dari sekarang!
Kenalan dengan Verb sudah, sekarang saatnya jadi Speaker sejati! Jangan tunda lagi proses kelancaran bicara Bahasawan. Gabung dengan ribuan Bahasawan lain dan rasakan peningkatan skill speaking secara intensif dan personal dalam 1 bulan penuh di Kelas Bahasa.
Tunggu apa lagi? Kursi terbatas!
[UBAH TEORI JADI SKILL BICARA DI SPEAKING INTENSIVE PREMIUM DARI KELAS BAHASA SEKARANG!!!]
Referensi:
- Azar, B. S. (2017). Understanding and using English grammar. 5th ed. Longman. https://dn790006.ca.archive.org/0/items/EnglishUnderstandingAndUsingEnglishGrammar/English%3DUnderstanding_And_Using_English_Grammar.pdf
- Murphy, R. (2019). English Grammar in Use: A Self-Study Reference and Practice Book for Intermediate Learners of English (5th ed.). Cambridge University Press. https://englishfrench.academy/wp-content/uploads/2020/09/235_7-English-Grammar-in-Use.-Murphy-R.-2019-5th-394p-.pdf
- Valerioti, J, (2021). Verbs Defined. Liberty University Online Writing Center. https://www.liberty.edu/casas/academic-success-center/wp-content/uploads/sites/28/2021/10/Verbs.pdf






