Stop Cuma Ngehafal 100+ Kata! Pahami Expression Artinya Biar Bahasa Inggrismu Makin Lancar

ilustrasi Expression Artinya

Hai, Bahasawan!

Sering banget kita ngalamin bahwa ketika kosakata di kepala rasanya udah banyak, grammar juga udah dipelajari bolak-balik. Tapi pas harus ngomong langsung, kenapa mendadak nggak lancar? Kalimat yang keluar rasanya putus-putus dan nadanya datar banget. Lawan bicara jadi bingung, kita pun jadi panik. Padahal kalau dicek secara rumus grammar, perasaan udah bener semua, lho.

Terus, apa yang salah? Kenapa rasanya masih ada tembok besar yang bikin ngobrol jadi nggak asik? Di sinilah kita butuh paham apa itu expression artinya.

Sebenarnya masalahnya simpel. Kita sering fokus menerjemahkan bahasa Indonesia ke Inggris satu per satu. Padahal, bahasa Inggris punya caranya sendiri buat nyampein pesan. Kalau Bahasawan cuma ngandelin terjemahan kata per kata, obrolan bakal terasa aneh. Tapi kalau paham expression, kamu bakal kedengeran jauh lebih lancar!

Daripada cuma bingung nebak-nebak sendiri gimana cara ngomong yang enak dan maknanya dapat dipahami secara tepat, mending langsung latihan bareng. Di kelas Speaking Intensive dari Kelas Bahasa, kita nggak cuma belajar teori, tapi langsung praktek biar lidah terbiasa. Penasaran? Cek infonya di sini.

Baca Juga: Announcement Adalah: Arti, Struktur & 12 Contoh Teks Lengkap

Apa Sih Sebenarnya Expression Artinya?

Kalau dicari di kamus, expression artinya adalah ungkapan. Tapi dalam prakteknya, expression adalah gabungan kata yang punya makna khusus. Maknanya ini seringkali beda sama arti kata aslinya kalau dipisah. Contoh gampangnya, kalau Bahasawan mau bilang jangan dipikirin, jangan diterjemahin jadi “don’t think about it”. Bule lebih sering pakai expression “Never mind”.

Terus, ada juga yang nanya soal hand expression artinya. Ini sebenernya cuma istilah buat gerakan tangan atau gestur. Orang bule itu kalau ngomong badannya ikut gerak. Kalau mulut bilang semangat tapi tangan diem aja, rasanya kurang pas. Jadi, expression artinya yang diucapkan mulut harus klop sama hand expression (gerakan tangan) biar pesannya nyampe dan nggak dikira robot.

Expression of Congratulation

Paling gampang belajar expression itu pas momen perayaan. Entah itu pas temen lagi seneng, entah lulus atau nikah, kita pasti mau ngucapin selamat. Di sini kita pakai expression of congratulation.

Cara Ngucapin Selamat yang Asik

Jangan cuma makai kata “Congratulations” doang. Coba variasiin biar Bahasawan kelihatan lebih effort, tulus dan akrab. Misalnya:

  • “Good for you!”
  • “You did it!”
  • “I’m so thrilled for you!”
  • “You totally earned this!”

Paham variasi expression artinya kayak gini bikin Bahasawan nggak kaku pas bersosialisasi.

Hati-hati Jebakan Soal Ujian

Nah, tapi ada satu hal yang Bahasmin harus ingetin, terutama buat Bahasawan yang lagi ngejar skor TOEFL atau sejenisnya. Sering banget ada soal yang bunyinya: “the following are the expression of congratulation except…” atau kalau pilihannya banyak “the following are the expression of congratulations except…”.

Tetep inget kata kuncinya, ya! Except alias KECUALI. Soal ini minta kamu nyari mana yang bukan ucapan selamat. Jadi kalau di pilihan jawaban ada kalimat sedih kayak “I am sorry to hear that” atau “That’s too bad”, pilih itu. Memahami expression artinya nggak cuma buat ngobrol, tapi juga melatih ketelitian kamu bedain mana ungkapan seneng dan mana ungkapan sedih.

Biar Ngobrol Nggak Macet: Pujian dan Pendapat

Ngobrol itu butuh timbal balik. Biar obrolan nggak berhenti di tengah jalan, Bahasawan perlu menguasai expression complimenting dan cara tukar pendapat.

ilustrasi Expression Artinya
ilustrasi Expression Artinya

Cara Memuji (Expression Complimenting)

Siapa sih yang nggak suka dipuji? Memuji orang itu cara paling gampang buat bikin suasana cair. Tapi harus spesifik biar nggak dikira ngegombal. Daripada cuma bilang “You are beautiful”, coba pakai expression artinya yang lebih detail kayak “I really like your style” (Aku suka gayamu). Orang bakal lebih seneng kalau dipuji usahanya atau pilihannya, bukan cuma bentuk penampilannya. Di sini expression artinya bekerja buat ngebangun koneksi personal yang hangat.

Tapi, tau teori memuji doang nggak cukup kalau nggak pernah diucapin. Lidah itu perlu dibiasain biar nggak belibet. Makanya, di Speaking Intensive, kita dorong kamu buat berani ngomong dan saling kasih respon tiap hari. Mau ikutan atmosfer belajar yang seru? Gabung di sini Info Kelas Speaking Intensive dari Kelas Bahasa

Cara Diskusi (Asking and Giving Opinion)

Terus gimana kalau lagi diskusi? Jangan diem aja. Pakai expression of asking and giving opinion biar kamu terlihat aktif. Berikut ini adalah contoh kalimatnya:

  • Pakai “What do you reckon?”, “Curious to hear your thoughts on this…” atau “Do you have any thoughts?” ketika mau bertanya kepada seseorang. Ini lebih santai daripada nanya “What is your opinion?” yang kesannya kayak wawancara kerja.
  • Kalau mau jawab, coba pakai “The way I see it…”, “If you ask me…” atau “To my mind…”.

Dengan paham expression artinya di situasi ini, kamu bisa nyampein isi kepala tanpa terkesan kasar atau bikin lawan bicara tersinggung.

Tips Biar Expression Nempel di Otak

Oke, sekarang gimana caranya biar semua expressions artinya yang banyak tadi bisa diinget terus? Masalah utamanya kan sering lupa pas mau dipake. Saran Bahasmin cukup simpel:

Jangan dihafal, tapi dipraktekin.

Jangan ngafal expressions artinya kayak ngafal rumus matematika. Coba pilih satu expression hari ini, terus paksa diri kamu buat pake itu di chat atau ngomong sendiri. Misalnya hari ini belajar expression “No hard feelings” (jangan dimasukin hati). Libatkan emosi, mainkan hand expression artinya pakai gestur tangan kamu biar makin menjiwai.

Gabungkan juga sama hand expression artinya atau gerakan tangan pas latihan. Otak kita itu payah kalau disuruh ngafal data mentah, tapi jago banget kalau disuruh nginget pengalaman emosional. Jadi, jadikan expression itu bagian dari keseharianmu, bukan beban pelajaran.

Baca Juga: Apa itu Word of Affirmation? Simak 5 Fakta Pentingnya!

Kesimpulan

Intinya, jago bahasa Inggris itu bukan cuma soal tau banyak kata. Kuncinya ada di pemahaman expression artinya. Mulai dari seru-seruan pakai expression of congratulation, bikin orang seneng pakai expression complimenting, sampai diskusi asik pakai expression of asking and giving opinion.

Semua itu alat, Bahasawan. Alat buat kamu berekspresi. Jangan takut salah, karena salah itu bagian dari proses biar makin jago. Mulai aja dulu, pelan-pelan lidah pasti terbiasa.

Sayang banget lho kalau semangat Bahasawan cuma berhenti di artikel ini. Momentumnya udah dapet, alatnya udah tahu, tinggal gaspol praktiknya. Kita lanjutin obrolan seru ini sambil praktik langsung di kelas Speaking Intensive dari Kelas Bahasa, yuk?

Siap Ngomong Lancar? Amankan Slot Belajarmu Sekarang!

Referensi:

Ilustrasi
Logo Putih Kelas bahasa
Logo Putih Kelas bahasa

#StartTheNewYearWithBetterEnglish

Ikuti Kisah Sukses Ribuan Siswa Kelas Bahasa Lainnya Sekarang Juga

Daftar Sekarang
Rieska Novia
Rieska Novia

Hai! Aku Rieska Novia, fresh graduate ilmu perpustakaan dan informasi. Saat ini lagi menekuni menulis artikel SEO Friendly! Aku sangat tertarik dengan dunia kepenulisan serta literasi digital.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *