Apa Itu Done? 5 Arti Kata, Penggunaan di Chat, dan Contoh Kalimat

ilustrasi Apa Itu Done

Halo Bahasawan!

Bahasmin kembali hadir menemani waktu luangmu dengan topik bahasa Inggris yang ringan, aplikatif, dan pastinya sangat dekat dengan keseharian kita. Hari ini kita akan mengupas tuntas satu kosakata yang hampir setiap hari kita jumpai di layar ponsel. Yup, kita akan membahas detail mengenai apa itu done.

Bagi kamu yang aktif di media sosial atau sering berkomunikasi dengan rekan kerja via aplikasi pesan instan, kata ini pasti sudah sering mampir di notifikasimu. Secara sederhana, apa itu done dapat didefinisikan sebagai bentuk kata kerja ketiga (Verb 3 atau Past Participle) dari kata dasar “do”. Kata ini secara mendasar berarti “sudah”, “selesai”, atau “telah dikerjakan”, yang berfungsi untuk menunjukkan bahwa suatu tugas, aksi, atau kewajiban sudah tuntas dieksekusi sepenuhnya.

Namun, mengetahui apa itu done nyatanya tidak sesederhana menerjemahkannya sebagai kata “selesai” lho. Ada banyak konteks dan nuansa makna yang berbeda, baik itu untuk keperluan komunikasi profesional maupun obrolan tongkrongan. Yuk, kita selami satu per satu!

Arti Bahasa Indonesia ‘Done’ dan Sinonim Lengkapnya

Saat menemukan kosakata asing, hal pertama yang sering terlintas di pikiran adalah, done bahasa indonesia nya apa? Untuk menjawabnya, kita bisa langsung mengacu pada referensi tepercaya seperti Cambridge Dictionary. Menurut kamus tersebut, done arti harfiahnya memang merujuk pada kondisi di mana sesuatu telah usai atau rampung dikerjakan.

Karena done adalah kata kerja bentuk ketiga (Verb 3), ia tunduk pada aturan tata bahasa Inggris yang cukup mengikat. Kata ini wajib digandengkan dengan auxiliary verb atau kata kerja bantu (seperti have, has, atau had) agar bisa membentuk sebuah kalimat utuh yang tepat.

Selain itu, menguasai apa itu done juga akan terasa lebih maksimal jika kamu mengetahui ragam sinonimnya. Kamu bisa merujuk ke Merriam-Webster Dictionary untuk melihat variasi kata lain yang serupa agar pilihan kosakatamu tidak monoton, seperti:

  • Finished: Menandakan kondisi saat sesuatu benar-benar sudah berakhir.
  • Completed: Menandakan kondisi ketika sebuah pekerjaan sudah diselesaikan secara utuh hingga detail terakhir.
  • Over: Menunjukkan bahwa sebuah rentang waktu, sesi, atau acara telah usai.

Makna Done Sebagai Pengganti Kata Sudah

Banyak pembelajar yang masih meraba-raba dan bertanya: apakah done artinya sudah?

Jawabannya adalah iya, betul sekali. Memahami apa itu done berarti menyepakati bahwa kata ini dapat difungsikan untuk menggantikan kata “sudah” dalam bahasa Indonesia, asalkan konteks kalimatnya membicarakan sebuah tindakan atau aktivitas fisik maupun mental. Misalnya, saat kamu baru saja menyelesaikan tugas menyapu halaman rumah, kamu cukup bilang “Done!” sebagai tanda bahwa pekerjaan sudah beres.

Tetapi, kamu harus berhati-hati karena kata ini pantang digunakan untuk menyatakan kepemilikan. Contohnya, kalimat “I done a new car” sangat dilarang untuk dipakai jika maksudmu adalah “Saya sudah punya mobil baru”. Sekali lagi, apa itu done selalu menitikberatkan pada sebuah “tindakan yang diselesaikan”, bukan status kepemilikan.

Arti Done dalam Chat dan Media Sosial

Seiring melesatnya tren digital masa kini, kata yang satu ini ikut mengalami pergeseran fungsi menjadi bahasa gaul atau slang internet. Kalau Bahasawan rutin menggulir linimasa TikTok, Instagram, atau X (Twitter), tren penggunaan kata ini di kolom komentar pasti sudah menjadi pemandangan yang sangat lumrah.

Coba perhatikan gaya bahasa slang yang sering dipakai di bawah ini:

  • “Udah done, ditunggu follback-nya ya!”
  • “Done like, komen, dan share min, cek DM dong.”

Dalam ruang lingkup digital ini, makna dari apa itu done bertransformasi menjadi sebuah alat konfirmasi instan. Kata ini digunakan sebagai bukti nyata bahwa audiens telah mengikuti seluruh instruksi dari si pembuat konten—mulai dari memencet tombol menyukai postingan, mengikuti akun kreator, sampai membagikan unggahan ke teman-teman. Sangat praktis, membaur, dan kekinian!

5 Makna Lain Kata Done Selain Berarti Selesai

Seperti yang tertulis pada judul artikel ini, memahami apa itu done tidak berhenti pada arti “selesai mengerjakan tugas” saja. Ada 5 makna tersembunyi lainnya yang sangat lazim digunakan oleh penutur asli dalam kehidupan sehari-hari. Kamu bahkan bisa mengecek referensi pendukungnya di Oxford Learner’s Dictionaries:

  1. Ekspresi Kelelahan Mental: Sering diucapkan saat seseorang sudah teramat lelah, jengah, atau muak menghadapi suatu kondisi lingkungan. Misalnya: I’m done with this toxic workplace.
  2. Konfirmasi Kesepakatan (Deal): Dipakai sebagai jawaban singkat saat menyetujui tawaran atau janji temu pertemuan, seperti “Meeting at 9 AM? Done!”
  3. Situasi Buntu atau Tamat: Mewakili kondisi di mana seseorang merasa sudah kehilangan harapan atau terancam gagal total, seperti “If my laptop breaks down now, I’m done”.
  4. Kematangan Sajian Kuliner: Dalam dunia tata boga, kata ini dipakai secara luas untuk menandakan bahwa makanan sudah matang sempurna, contohnya “Turn off the stove, the meat is done”.
  5. Tanda Menyerah Berdebat: Kalimat pamungkas penutup perbincangan yang dilemparkan saat kamu malas memperpanjang adu argument, “I’m done arguing with you today”.

Konteks Penggunaan Kata Done: Formal vs Informal

Bahasmin juga akan memberikan panduan konkret supaya kamu tidak salah penempatan. Mengetahui apa itu done sangat membantumu untuk bisa membaca situasi saat berbicara di lingkungan kerja yang kaku (formal) versus saat berkumpul dengan sahabat terdekat (informal).

Penggunaan di Lingkungan Kerja (Formal)

Di kantor, caramu menyisipkan kosakata harus selalu mengedepankan etika profesionalisme dan tanggung jawab.

  • Instruksi Bos: “Hi, please submit the monthly sales report before 4 PM.”
  • Respons Profesionalmu: “Noted, Sir. The report is done and I have attached it to this email.” (Dimengerti, Pak. Laporannya sudah selesai dan sudah saya lampirkan di email ini).

Penggunaan Kasual dengan Teman (Informal)

Situasinya akan berbalik 180 derajat saat kamu sedang asyik bertukar pesan dengan sahabat akrab. Memahami apa itu done dalam kondisi santai membuat komunikasimu mengalir senatural mungkin.

  • Chat Teman: “Bro, bahan PPT buat tugas kelompok besok udah lo kerjain belum?”
  • Respons Kasualmu: “Aman bos, udah done dari kemarin sore, tinggal presentasi aja kita.”

Aturan Pakai Done dalam Kalimat Pasif (Passive Voice)

Satu lagi alasan mengapa kita wajib menguasai materi seputar apa itu done adalah karena perannya yang sangat vital dalam menyusun kalimat pasif (passive voice). Sebagai pengingat, pada bentuk kalimat passive voice, subjek dalam kalimat berada di posisi sebagai penerima tindakan, bukan yang melakukan tindakan.

Agar lebih tergambar jelas, mari simak contoh penyusunan kalimat pasif yang presisi di bawah ini:

  • The document review was done by the general manager. (Peninjauan dokumen itu dilakukan oleh manajer umum.)
  • Make sure all the data entry is done perfectly before you leave. (Pastikan semua entri data diselesaikan dengan sempurna sebelum kamu pergi.)

Trik Jitu Mengingat Perbedaan Do, Did, dan Done

Sebelum pembahasan ini ditutup, Bahasmin mau bagi-bagi rumus rahasia dari para tutor andalan Kelas Bahasa. Agar Bahasawan tidak perlu repot menghafal rumus tebal untuk membedakan penggunaan do, did, dan done, langsung saja hafalkan trik memori 3D (Detik ini, Dulu, Dah kelar) ini:

  1. DO (Detik ini): Dipakai saat membicarakan kebiasaan, rutinitas, atau fakta yang rutin terjadi di masa kini. (I do my reading every night).
  2. DID (Dulu): Dipakai secara spesifik untuk menceritakan sebuah aktivitas di masa lalu yang sudah tidak dilakukan lagi. (I did my reading last night).
  3. DONE (Dah kelar): Dipakai sebagai penegas absolut bahwa suatu pekerjaan benar-benar baru usai dikerjakan. Ingat, penggunaannya wajib ditemani oleh have atau has. (I have done my reading).

Kesimpulan: Jangan Hanya Berhenti di Satu Kata!

Nah, sekarang Bahasawan sudah paham seratus persen kan kalau kata yang satu ini punya fungsi dan makna yang sangat kaya? Menguasai apa itu done bukan sekadar perkara menghafal terjemahan dari kata “selesai”. Dari mulai kebiasaan membalas instruksi atasan untuk menyatakan pekerjaan yang tuntas, mengeluh karena lelah fisik dan mental akibat rutinitas, sampai sekadar basa-basi menyetujui jadwal nongkrong, semuanya ternyata bisa diwakili oleh kosakata sakti ini.

Menguasai ragam makna dan fleksibilitas konteks kosakata seperti inilah yang menjadi rahasia utama agar kamu bisa ngobrol cas-cis-cus layaknya penutur asli, dan tidak terdengar kaku bak robot penerjemah.

Tapi ingat, belajar satu atau dua patah kata saja tentu belum cukup untuk menaklukkan luasnya dunia! Kalau kamu ingin sungguh-sungguh memperdalam pondasi bahasa Inggrismu—mulai dari membedah tata bahasa yang terstruktur rapi, memperkaya perbendaharaan kosakata bahasa Inggris untuk kebutuhan esai, hingga melatih kepercayaan diri speaking di dunia kerja—ini adalah momentum yang paling tepat untuk mulai dibimbing oleh ahlinya.

Yuk, dobrak batasan potensimu hari ini juga! Mau kosakata bahasa Inggrismu makin kaya, fasih, dan seluwes penutur asli? Temukan program pembelajaran yang dirancang secara personal hanya untukmu di Kelas Bahasa.

Kalau masih ragu, Bahasawan bisa loh ikut Konsultasi GRATIS untuk semua program Kelas Bahasa! Jangan tunda niat baikmu, kunjungi situs resmi kami sekarang, pilih kelasnya, dan rasakan sendiri kemudahannya. Sampai jumpa di ruang kelas dan artikel belajar seru berikutnya bareng Bahasmin!

Rieska Novia
Rieska Novia

Hai! Aku Rieska Novia, fresh graduate ilmu perpustakaan dan informasi. Saat ini lagi menekuni menulis artikel SEO Friendly! Aku sangat tertarik dengan dunia kepenulisan serta literasi digital.