Bongkar 6 Rahasia Menulis Paragraf Eksposisi yang Tepat

ilustrasi paragraf eksposisi

Halo, Bahasawan!

Pernah nggak sih membaca sebuah artikel atau tulisan yang rasanya punya banyak informasi, nggak bertele-tele, dan setelah membacanya kamu merasa jadi lebih pintar. Nah, besar kemungkinan yang kamu baca itu adalah sebuah paragraf eksposisi yang ditulis dengan sangat baik.

Seringkali kita terjebak anggapan kalau tulisan yang informatif itu pasti membosankan. Padahal, kalau tahu caranya, jenis tulisan ini bisa jadi senjata paling ampuh buat menarik perhatian audiens, lho. Bahasawan juga bisa mencoba menulisnya sendiri!

Kali ini, Bahasmin mau ajak Bahasawan untuk membuat paragraf eksposisi yang tepat agar bisa dipahami oleh semua orang yang membaca.

Baca Juga: Pengertian Teks Eksposisi Lengkap dengan Karakteristik, Tujuan dan Unsurnya

Apa Itu Paragraf Eksposisi?

Secara sederhana, paragraf eksposisi adalah jenis teks yang tujuannya murni untuk memamerkan (ekspos) pengetahuan, menjelaskan proses, atau menjabarkan definisi sejelas-jelasnya.

Menurut Moss (2004) paragraf eksposisi adalah teks yang isinya memaparkan informasi, ide, atau pendapat mengenai suatu topik dengan tujuan memperjelas atau meyakinkan pembaca tanpa unsur fiksi. Nah, konsep paragraf eksposisi dalam bahasa inggris dikenal sebagai istilah Exposition Text.

Biasanya, paragraf eksposisi bahasa inggris terbagi menjadi dua jenis utama yang sering bikin Bahasawan ketukar, yaitu Analytical Exposition yang tujuannya sekadar meyakinkan kalau suatu hal itu benar dan Hortatory Exposition yang meyakinkan pembaca untuk melakukan sesuatu.

Sementara perbedaannya dengan teks lain adalah kalau teks narasi itu bercerita dan persuasi itu merayu, maka paragraf eksposisi itu memberi  informasi. Kuncinya ada pada objektivitas. Bahasawan nggak sedang berusaha menggiring opini pembaca secara emosional, tapi menyajikan hidangan fakta yang jelas dan runtut supaya pembaca bisa menilainya sendiri.

Lalu, bagaimana caranya menyajikan data tanpa bikin pembaca kabur karena bosan? Jawabannya ada di struktur yang solid.

Struktur yang Wajib Ada pada Paragraf Eksposisi

Ibarat sebuah bangunan yang nggak akan berdiri tegak tanpa kerangka kuat, begitu juga dengan tulisan Bahasawan. Nah, ini dia rahasia agar paragraf eksposisi Bahasawan kuat argumentasinya serta enak dibaca.

1. Thesis (Pernyataan Pendapat)

Kalimat pertama selalu jadi hal yang paling penting, karena sifatnya sebagai pembuka. Nah, bagian tesis dalam paragraf eksposisi akan menjadi awal di mana Bahasawan mengenalkan isu atau topik yang akan dibahas, sekaligus posisi penulis terhadap isu tersebut.

Meski paragraf ini objektif, Bahasawan tetap butuh sudut pandang. Misalnya dalam sebuah paragraf eksposisi bahasa inggris tentang lingkungan, di bagian tesis Bahasawan harus tegas bilang: “I personally believe that recycling is mandatory for every household.”. Kalimat ini akan jadi pembuka untuk bagian paragraf eksposisi selanjutnya.

2. Argumentas (Isi)

Setelah menyatakan posisi atau pendapat, saatnya Bahasawan menjelaskan alasan yang mendasari pernyataan pada kalimat pertama. Bagian argumentasi berisi rangkaian fakta, data statistik, hasil riset, atau pendapat para ahli yang mendukung tesis Bahasawan tadi.

Di bagian ini, Bahasawan nggak boleh asal bunyi. Paragraf eksposisi yang berkualitas didapatkan dari deretan fakta dan data yang telah Bahasawan kumpulkan kemudian dirangkai pada bagian ini untuk mendukung pernyataan.

Dalam menyusun paragraf eksposisi bahasa inggris, bagian arguments ini biasanya ditandai dengan kata penghubung seperti Firstly, Secondly, Furthermore, atau In addition. Hal ini digunakan untuk mendukung dan menjelaskan kembali kenapa pendapatmu bisa dipercaya.

3. Reiteration atau recommendation

Bagian ini bertugas merangkum kembali apa yang sudah dibahas dan memberikan kesimpulan yang logis. Dalam bahasa inggris, jika Bahasawan menulis Analytical Exposition maka tutuplah dengan Reiteration atau kesimpulan ulang yang menguatkan tesis. Sementara jika Bahasawan menulis Hortatory Exposition, tutuplah dengan Recommendation atau saran tindakan.

Cara Mengenali Paragraf Eksposisi

Menulis paragraf eksposisi bahasa inggris itu nggak bisa asal terjemah dari bahasa Indonesia, Bahasawan. Ada ciri khas grammar yang harus kamu perhatikan biar nggak dibilang terjemahan mesin.

Pertama, kamu wajib menggunakan Simple Present Tense.

Kenapa? Karena paragraf eksposisi bahasa inggris bicara soal fakta umum dan kebenaran yang terjadi saat ini, bukan dongeng masa lalu.

ilustrasi paragraf eksposisi
ilustrasi paragraf eksposisi

Kedua, gunakan Evaluative Language.

Pakai kata-kata yang punya rasa penilaian, seperti “valuable”, “trustworthy”, “detrimental”, atau “crucial”. Ini bikin argument Bahasawan terasa lebih berbobot.

Ilustrasi Bongkar 6 Rahasia Menulis Paragraf Eksposisi yang Tepat

Ketiga, jangan lupa Causal Conjunctions atau kata hubung sebab-akibat.

Kata-kata seperti “because”, “consequently”, “therefore”, dan “as a result” bisa membuat paragraf eksposisi bahasa inggris yang Bahasawan tulis terdengar logis.

Ilustrasi Bongkar 6 Rahasia Menulis Paragraf Eksposisi yang Tepat

Selain itu, Bahasmin sudah merangkum beberapa ciri khas utama paragraf eksposisi supaya Bahasawan dapat membedakannya dengan jenis paragraf lain. Ciri khas utamanya adalah gaya bahasa yang informatif. Coba lihat potongan paragraf eksposisi di bawah ini:

Running is the cheapest sport. Firstly, you don’t need expensive equipment, just a pair of shoes. Secondly, it can be done anywhere. Therefore, everyone should start running.”

Bagian kalimat pertama adalah yang disebut tesis, bagian ini menyatakan pendapat. Selanjutnya pada kalimat kedua dan ketiga adalah alasan berupa fakta yang mendukung pernyataan kalimat pertama. Sementara kalimat terakhir adalah rekomendasi.

Jenis Pengembangan Paragraf Eksposisi  

Dalam penulisan paragraf eksposisi bahasa inggris, terdapat pola pengembangan paragraf yang bisa Bahasawan pilih sesuai dengan topik yang dibahas.

1. Exposition of Definition (Pola Definisi)

Ini adalah jenis yang paling dasar. Tujuannya untuk menjawab pertanyaan “Apa ini?”. Di sini, Bahasawan menjelaskan makna suatu istilah secara mendalam. Bukan cuma arti kamus, tapi juga karakteristiknya. Ciri-cirinya adalah banyak memakai kata is, refer to, define as. Contohnya dalam bagian tesis:  “An introvert is a person who finds energy in solitude…”

2. Exposition of Process (Pola Proses)

Kalau Bahasawan mau menjelaskan cara kerja atau langkah-langkah, pakailah jenis ini. Ini sering disebut How-to. Bahasawan bisa pakai urutan waktu (first, then, next, finally). Contoh: “Photosynthesis is a process where plants make food. First, the leaves absorb sunlight…”

3. Exposition of Illustration/Example (Pola Ilustrasi)

Jenis paragraf eksposisi bahasa inggris ini menggunakan contoh konkret buat bikin pembaca paham. Cirinya memakai kata for example, for instance, such as. Contoh: “Technology can make people lazy. For example, people now use elevators instead of stairs…”

4. Exposition of Comparison & Contrast (Pola Perbandingan)

Jenis ini dipakai kalau Bahasawan mau membandingkan dua hal. Kamu bisa bahas persamaannya atau perbedaannya. Cirinya memakai kata unlike, similar to, on the other hand, whereas. Contohnya: “Unlike physical books that are heavy, e-books are practical to carry anywhere…”

5. Exposition of Classification (Pola Klasifikasi)

Kalau topiknya luas banget, Bahasawan perlu memecahnya jadi kelompok-kelompok kecil biar rapi. Ciri khasnya memakai kata divided into, classified as, types of. Contoh “Waste can be classified into two types: organic and inorganic…”

6. Exposition of Cause & Effect (Pola Sebab-Akibat)

Ini favorit banget buat analisis! Di sini kamu jelaskan kenapa sesuatu terjadi dan apa dampaknya. Cirinya memakai kata because, due to, consequently, lead to. Contohnya: “Staying up late is bad for health because it weakens the immune system. Consequently, you get sick easily.”

Tips Meracik Paragraf Eksposisi yang Nggak Kaku

ilustrasi paragraf eksposisi
ilustrasi paragraf eksposisi

Bahasmin tahu, tantangan terbesar nulis paragraf eksposisi bahasa inggris bukan cuma di grammar, tapi di ide. Gimana caranya biar nggak stuck?

  1. Brainstorming Pakai Mind Map: Sebelum nulis kalimat, corat-coret dulu poin argumenmu.
  2. Baca Riset untuk mendukung pernyataan: Kalau Bahasawan punya data valid, menulis argumen jadi jauh lebih gampang.
  3. Gunakan Kamus Tesaurus: Jangan pakai kata good terus-terusan. Cari sinonimnya biar paragraf eksposisi bahasa inggris kamu terdengar variatif dan cerdas.
  4. Gunakan Transition Signals: Ini kunci rahasianya! Pakai kata-kata seperti for example, in addition, on the other hand, specifically. Kata-kata ini ibarat jembatan yang menghubungkan kalimat satu dengan lainnya biar pembaca nggak tersandung.
  5. Hindari Pengulangan kata (Repetition): Kalau di kalimat satu sudah pakai kata important, di kalimat dua ganti pakai crucial atau essential. Ini bikin paragraf eksposisi bahasa inggris Bahasawan terlihat kaya kosakata.
  6. Cek Koherensi: Pastikan kalimat pendukung benar-benar mendukung kalimat utama.

Baca Juga: Panduan Paling Lengkap Pahami Jenis Teks Eksposisi Bahasa Inggris

Kesimpulan

Menulis paragraf eksposisi adalah seni menyampaikan kebenaran dengan cara yang elegan. Dengan memahami struktur paragraf eksposisi, Bahasawan sudah satu langkah lebih maju untuk menciptakan konten yang tidak hanya viral tapi juga bermanfaat.

Coba ambil satu topik yang Bahasawan kuasai, riset data pendukungnya, dan susun menjadi sebuah paragraf eksposisi yang apik. Siapa tahu, tulisanmu bisa jadi referensi banyak orang di masa depan. Selamat berkarya!

Jangan Sampai Ide Terbaikmu Terjebak di Tulisan Saja!

Punya ide sejelas paragraf eksposisi, tapi sering bingung saat harus menyampaikannya di rapat atau presentasi?

Saatnya Bahasawan coba Speaking Intensive Premium dari Kelas Bahasa!

Kelas Speaking Intensive Premium adalah solusi 1 bulan intensif untuk mengasah skill bicara, dari percakapan sehari-hari sampai level negosiasi dan komunikasi profesional. Jadikan Bahasa Inggris Bahasawan aset karier yang nyata!

Tingkatkan Speaking Skill Bahasawan di Kelas Bahasa!

DAFTAR KELAS SPEAKING INTENSIVE PREMIUM SEKARANG!

Referensi:

  • Britton, B.K., & Black, J.B. (Eds.). (1985). Understanding Expository Text: A Theoretical and Practical Handbook for Analyzing Explanatory Text (1st ed.). Routledge. https://doi.org/10.4324/9781315099958
  • Moss, B. (2004). Teaching Expository Text Structures through Information Trade Book Retellings. The Reading Teacher57(8), 710–718. http://www.jstor.org/stable/20205422
Ilustrasi
Logo Putih Kelas bahasa
Logo Putih Kelas bahasa

#StartTheNewYearWithBetterEnglish

Ikuti Kisah Sukses Ribuan Siswa Kelas Bahasa Lainnya Sekarang Juga

Daftar Sekarang
Rieska Novia
Rieska Novia

Hai! Aku Rieska Novia, fresh graduate ilmu perpustakaan dan informasi. Saat ini lagi menekuni menulis artikel SEO Friendly! Aku sangat tertarik dengan dunia kepenulisan serta literasi digital.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *