Pengertian Kalimat Imperatif: Panduan Lengkap & Karakternya

ilustrasi pengertian kalimat imperatif

Halo Bahasawan!

Menguasai bahasa Inggris bukan cuma soal menghafal ribuan kosakata, tapi lebih ke gimana caranya pesan kita sampai dengan tepat ke lawan bicara. Nah, ada satu jurus komunikasi yang paling sering kita pakai dalam percakapan sehari-hari, yaitu kalimat intruksi atau perintah. Di dunia Bahasa Inggris, topik ini dikenal sebagai kalimat imperatif atau Imperative Sentence.

Seringkali kita merasa merasa ragu dan canggung saat harus meminta sesuatu dalam bahasa Inggris karena takut terdengar kurang sopan. Padahal, kuncinya terdapat pada pemahaman konteks. Kalau Bahasawan tahu pengertian kalimat imperatif yang benar dan bisa memilih kata yang pas, instruksi kamu justru bakal terdengar sangat sopan.

Kali ini, Bahasmin akan menjelaskan panduan lengkap pengertian kalimat imperatif itu, mulai dari definisi dasar hingga cara penggunaannya agar Bahasawan tidak salah konteks.

Yuk, siapkan catatanmu dan mari kita pelajari bersama Bahasmin!

Apa itu Kalimat Imperatif?

Simpelnya, pengertian kalimat imperatif merupakan jenis kalimat yang dirancang agar pembicara bisa menyampaikan maksudnya secara langsung kepada orang lain, entah itu berupa suruhan tegas, permintaan halus, atau sekadar peringatan.

Pengertian kalimat imperatif fokus terhadap tindakan. Sementara tujuan utamanya adalah agar lawan bicara melakukan sesuatu setelah mendengar kalimat tersebut.

Menurut Cambridge Grammar, subjek dalam kalimat imperatif tidak perlu disebutkan. Coba perhatikan bedanya:

  • Di kalimat biasa, kita bilang: “You open the door” (Kamu membuka pintu).
  • Di kalimat imperatif, kita cukup bilang: “Open the door” (Buka pintunya).

Kenapa demikian?

Saat kita memberi perintah, kita pasti bicara kepada orang yang berada di hadapan kita. Jadi, dalam penulisan pengertian kalimat imperatif sudah otomatis tertuju pada lawan bicara tersebut, sehingga kata “You” tidak perlu diucapkan lagi agar kalimatnya lebih singkat dan jelas.

Rumus Dasar Kalimat Imperatif

Kabar baiknya, Bahasawan nggak perlu pusing mikirin rumus tenses ribet. Rumus imperatif itu sangat simpel:

PolaRumusContoh
PositifVerb 1 (Base Form) + Object/ComplementClose the door.
NegatifDo not / Don’t + Verb 1 + Object/ComplementDon’t touch my phone.

Nah, kata kunci pada kalimat imperatif di sini selalu menggunakan Bare Infinitive atau kata kerja dasar tanpa tambahan -ing, -ed, atau s/es. Mudah, kan?

Karakteristik Kalimat Imperatif

Supaya Bahasawan makin jago membedakan mana kalimat berita biasa dan mana kalimat intruksi, kita perlu tahu karakteristiknya.

1. Diawali dengan Verb 1 atau Kata Kerja Dasar

Kalimat imperatif ditulis secara langsung dan anti basa-basi. Penulisannya tanpa I, You, atau They, cukup dengan kata kerja aksi. Contoh: “Study hard!” atau “Sit down.”.

2. Tanpa Menyebutkan Subjek Tertulis (Subjectless)

Ilustrasi Pengertian Kalimat Imperatif: Panduan Lengkap & Karakternya

Seperti yang Bahasmin singgung tadi, subjek “You” disembunyikan.

3. Biasa diakhiri dengan Tanda Seru (!) atau Titik (.)

Jika perintahnya tegas atau emosional, pakai tanda seru. Jika instruksi biasa atau ingin mengutamakan kesopanan, cukup pakai titik.

4. Bentuknya Selalu Sederhana dan Tidak ada Aturan Waktu

Tidak memperhatikan kapan waktunya, kata imperatif yang digunakan tidak pernah ditambah akhiran -ing atau -ed.

5. Menggunakan “Please”  

Seringkali ditambahkan kata please di awal atau akhir kalimat untuk memperhalus perintah.

6. Jika Tanpa Kata Kerja, bisa ditambahkan “Be” + Adjective

Jika tidak ada kata kerja, gunakan Be. Contoh: “Be quiet!”.

Dengan mengenali ciri-ciri begini, pengertian kalimat imperatif jadi semakin jelas tergambar, bukan?

Fungsi dan Penggunaan Kalimat Imperatif di Berbagai Situasi

Ilustrasi Pengertian Kalimat Imperatif: Panduan Lengkap & Karakternya

Ternyata, pengertian kalimat imperatif itu tidak melulu soal menyuruh orang, lho. Nuansa bahasanya bisa berubah drastis tergantung intonasi dan pilihan katanya. Ini beberapa fungsinya:

1. Command (Perintah Tegas)

Ini level paling dasar. Biasanya dipakai oleh mereka yang punya wewenang, seperti guru ke murid. Contoh: “Submit your homework now!” atau “Clean the whiteboard.”.

2. Request (Permintaan Sopan)

Kalimat imperatif juga mencakup permohonan. Kuncinya ada pada kata Please. Contoh: “Please, turn on the light.” Atau “Please, help me.”

3. Instruction/Advice (Instruksi/Saran)

Sering kamu temukan di resep masakan atau manual buku. Contoh: “Boil the water for 10 minutes.”, “Cut the onions.”

4. Warning (Peringatan)

Digunakan untuk melarang demi keselamatan. Contoh: “Watch out!”, “Don’t swim here.” atau “Don’t step on the grass.”

Jadi, pengertian kalimat imperatif itu sebenarnya sangat fleksibel buat segala situasi sosial.

Bedanya Kalimat Imperatif dan Kalimat Persuasif?

“Lalu Min, bedanya apa sama kalimat persuasif?”

Meskipun tujuannya sama-sama agar orang lain melakukan sesuatu, ada perbedaan mendasar dalam pendekatannya.

  • Kalimat Imperatif (Imperative Sentence): Fokus pada aksi langsung. Strukturnya to the point dan seringkali menghilangkan subjek. Sifatnya instruksional. Contohnya “Buy this product now!”
  • Kalimat Persuasif (Persuasive Sentence): Fokus pada alasan dan ajakan. Strukturnya lengkap (Subjek + Predikat) dan menggunakan bahasa yang membujuk secara emosional atau logis. Contohnya: “You should buy this product because it is the best in town.”

Jadi, pengertian kalimat imperatif itu langsung memerintah, sementara kalimat persuasive itu melakukan pendekatan dulu.

5 Contoh Kalimat Imperatif Agar Makin Paham

Supaya teori mengenai pengertian kalimat imperatif ini makin nempel di kepala Bahasawan, Bahasmin kasih contoh konkret yang sering dipakai.

  1. Perintah Langsung: “Open your book to page 10.”
  2. Larangan (Negative): “Don’t forget to lock the door.”
  3. Ajakan (dengan Let’s): “Let’s go to the cinema tonight.”
  4. Permintaan Sopan: “Pass me the salt, please.”
  5. Instruksi Penunjuk Arah: “Go straight and turn left.”

Dari contoh di atas, terlihat jelas kan bagaimana kata imperatif bekerja? Semuanya diawali kata kerja atau Auxiliary “Don’t/Let’s” dan meminta respons aksi.

Tips Agar Kalimat Imperatif Kamu Terdengar Natural

Mempelajari pengertian kalimat imperatif saja belum cukup. Bahasawan harus tahu cara pakainya biar nggak dikira rude (kasar) sama native speaker.

Gunakan “Could you” atau “Would you”

Walaupun secara struktur ini kalimat tanya (Interrogative), tapi fungsinya sering menggantikan imperatif agar super sopan. Contohnya “Could you help me?”

Perhatikan Intonasi

Jangan pakai nada tinggi alias membentak, kecuali situasi darurat. Nada yang datar atau sedikit menurun di akhir kalimat justru menunjukkan kesopanan dan kelas Bahasawan.

Kesimpulan

Gimana, Bahasawan? Sekarang sudah nggak bingung lagi kan soal apa yang dimaksud kalimat imperatif dalam bahasa Inggris? Yeay!

Intinya, pengertian kalimat imperatif adalah bentuk kalimat perintah atau permintaan yang diawali dengan Verb 1 dan tanpa subjek tertulis. Mulai dari menyuruh teman, melarang adik, sampai memberi saran, semuanya pakai pola ini.

Masih Ragu Bicara Meski Sudah Paham Grammar?

Keren, Bahasawan! Sekarang Bahasmin yakin Bahasawan sudah paham betul pengertian Kalimat Imperatif dan cara merangkainya. Tapi, jangan sampai ilmu Grammar yang Bahasawan kuasai cuma mentok di catatan, ya. Kunci komunikasi efektif itu adalah Pede bicara!

Kalau Bahasawan serius ingin mengubah teori di buku jadi praktik ngobrol yang lancar dan mengalir, saatnya ambil langkah ke Kelas Speaking Intensive Premium oleh Kelas Bahasa. Di sini, Bahasawan akan latihan intensif, menguasai expressions harian, dan Bicara Pede tanpa perlu kaku lagi.

Waktunya ubah ilmu jadi aksi nyata. Ambil Kelas Speaking Intensive Premium Sekarang!

[DAFTAR KELAS SPEAKING INTENSIVE SEKARANG!!]  

Referensi:

  • Azar, B. S., & Hagen, S. A. (2017). Understanding and using English grammar (Fifth edition ; International edition). Pearson Education.
  • Lees, R.B. 1964. On passives and imperatives in English. Gengu Kenkyu 46: 28-41. https://doi.org/10.11435/gengo1939.1964.46_28  
Ilustrasi
Logo Putih Kelas bahasa
Logo Putih Kelas bahasa

#StartTheNewYearWithBetterEnglish

Ikuti Kisah Sukses Ribuan Siswa Kelas Bahasa Lainnya Sekarang Juga

Daftar Sekarang
Rieska Novia
Rieska Novia

Hai! Aku Rieska Novia, fresh graduate ilmu perpustakaan dan informasi. Saat ini lagi menekuni menulis artikel SEO Friendly! Aku sangat tertarik dengan dunia kepenulisan serta literasi digital.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *