Regular Verbs: Rahasia Jago Bahasa Inggris Tanpa Pusing Menghafal

ilustrasi regular verbs

Halo, Bahasawan!

Siapa di sini yang kalau disuruh ngomong bahasa Inggris, mendadak keringat dingin cuma gara-gara takut salah grammar?

Tenang, Bahasmin tahu banget rasanya. Dulu pun Bahasmin sering banget mau bilang “Aku masak nasi goreng tadi pagi”, eh malah bingung, “Ini pakainya cook, cooks, atau cooked, ya?”

Nah, kabar baiknya, bahasa Inggris itu sebenarnya punya jalan pintas. Ada satu kelompok kata kerja yang gampang banget diingat. Namanya adalah Regular Verbs. Kalau Bahasawan bisa menguasai jurus ini, dijamin level speaking dan writing kamu bakal melesat naik!

Siapkan kopi atau teh hangatmu, yuk simak penjelasannya!

Baca Juga: Action Verb Adalah: Pengertian Lengkap & 70 Contoh Kalimat

Apa Itu Verbs Sebenarnya?

Sebelum kita masuk ke pembahasan utamanya, kita harus paham dulu dasarnya. Ibarat membangun rumah, kalau pondasinya nggak kuat, rumahnya bisa roboh, kan?

Verbs Artinya Bukan Sekadar “Kata Kerja”

Banyak yang bilang verbs artinya cuma kata kerja. Padahal, peran mereka jauh lebih besar. Menurut Cambridge Dictionary, verb artinya frasa yang menggambarkan suatu tindakan, kondisi atau pengalaman. Dalam sebuah kalimat, verbs adalah nyawa. Tanpa verb, kalimat itu mati alias nggak punya makna aktivitas.

Bayangkan Bahasawan bilang: “Saya nasi goreng.” Orang bingung, kan? Apakah kamu makan nasi goreng? Memasak nasi goreng? Atau jangan-jangan kamu menjual nasi goreng? Nah, di sinilah verbs masuk untuk memperjelas situasi.

Mengenal Mental Verbs

Bahasawan, ternyata verbs itu nggak melulu soal lari (run), lompat (jump), atau pukul (hit). Ada juga jenis kata kerja yang aktivitasnya terjadi di dalam kepala atau hati kita, yang disebut mental verbs.

Contoh mental verbs itu seperti:

  • Understand (Mengerti)
  • Love (Mencintai)
  • Decide (Memutuskan)

Meskipun badan Bahasawan diam saja sambil rebahan, kalau otak lagi thinking (berpikir), itu artinya Bahasawan sedang melakukan aktivitas mental. Jadi, verbs itu luas banget cakupannya!

Regular Verbs: Si Penyelamat Kalimat Masa Lampau

Oke, sekarang kita bakal ngebahas fokus utamanya yaitu regular verbs. Kenapa Bahasmin sebut dia penyelamat? Karena dialah yang paling gampang diajak kerja sama saat Bahasawan mau cerita soal masa lalu.

Apa Saja Contoh Kata Regular Verbs?

ilustrasi regular verbs
ilustrasi regular verbs

Secara sederhana, Regular verbs merupakan kelompok kata kerja yang memiliki pola beraturan dan konsisten. Ciri utamanya adalah penambahan akhiran -ed atau -d saat kata tersebut berubah menjadi bentuk masa lalu maupun participle.

Berikut apa saja contoh kata regular verbs yang paling sering dipakai sehari-hari:

  • OpenOpened (Membuka)
  • StartStarted (Memulai)
  • UseUsed (Menggunakan)
  • CleanCleaned (Membersihkan)

Lihat kan? Polanya seragam. Bahasawan nggak perlu menebak-nebak!

Tips Pengucapan Akhiran -ED

ilustrasi regular verbs
ilustrasi regular verbs

Biar makin terdengar native, Bahasawan perlu tahu kalau akhiran -ed itu cara bacanya beda-beda, lho.

  1. Dibaca /t/: Kalau kata dasarnya berakhiran suara desis atau keras (seperti cooked, washed).
  2. Dibaca /d/: Kalau kata dasarnya berakhiran suara lembut (seperti played, cleaned).
  3. Dibaca /id/: Khusus kata yang berakhiran huruf T atau D (seperti wanted, decided).

Membedah Regular Verbs V1 V2 V3

“Bahasmin, terus apa sih V1, V2, V3 itu?”

Jangan panik Bahasawan, anggap saja ini seperti perubahan atau evolusi kata kerja mengikuti pola kalimatnya.

Tabel Perubahan Regular Verbs V1 V2 V3

Enaknya regular verbs v1 v2 v3 adalah bentuk kedua (V2) dan bentuk ketiga (V3)-nya itu kembar siam! Sama persis. Coba cek tabel ini:

ilustrasi regular verbs
ilustrasi regular verbs

Kapan Kita Menggunakan V1, V2, dan V3?

  1. V1 (Masa Kini/Rutin): Pakai ini untuk fakta umum atau kebiasaan.
    • I wash my car every Sunday. (Aku mencuci mobilku setiap Minggu).
  2. V2 (Masa Lalu Spesifik): Pakai ini kalau kejadiannya sudah lewat dan waktunya jelas (kemarin, minggu lalu).
    • I washed my car yesterday. (Aku mencuci mobilku kemarin).
  3. V3 (Sudah Selesai/Perfect): Pakai ini untuk bilang “sudah” atau “belum”. Biasanya diajak bareng kata Have/Has.
    • I have washed my car. (Aku sudah mencuci mobilku).

Perbedaan Regular Verb vs Irregular Verb

Untuk memahaminya, kita perlu melihat bagaimana regular verbs mengikuti aturan baku. Sementara irregular verb memiliki perubahan yang tidak terduga. Berikut penjelasannya:

Apa Perbedaan Regular Verb dan Irregular Verb?

Perbedaan paling mencolok ada pada polanya.

  • Regular Verb: Konsisten pakai akhiran -ed.
  • Irregular Verb: Berubah total atau malah nggak berubah sama sekali. Nggak ada logikanya, murni hafalan.

Sekilas Tentang Irregular Verbs V1 V2 V3

Biar Bahasawan ada gambaran, ini contoh betapa tidak beraturannya irregular verbs v1 v2 v3:

  • Go →  WentGone (Berubah total).
  • BuyBoughtBought (V2 dan V3 sama, tapi beda jauh dari V1).
  • PutPutPut (Nggak berubah sama sekali, ini paling malas!).

Jadi, kalau Bahasawan nemu kata kerja lampau yang nggak ada -ed-nya, selamat! Kamu baru saja ketemu Irregular Verb.

Mulai Dari yang Regular, Lalu Bisa Kuasai Grammar!

Nah, gimana Bahasawan? Ternyata belajar grammar itu nggak seseram film horor, kan?

Kunci utamanya adalah konsistensi. Mulailah dengan membiasakan diri menggunakan regular verbs karena jumlahnya yang sangat banyak dan polanya yang mudah. Kalau Bahasawan sudah lancar membedakan penggunaan V1, V2, dan V3 pada kata kerja beraturan, transisi ke irregular verbs bakal terasa jauh lebih ringan.

Ingat rangkuman hari ini:

  1. Verbs adalah mesin penggerak kalimat.
  2. Regular verbs cukup tambah -ed atau -d.
  3. Gunakan V2 untuk masa lalu yang jelas, dan V3 untuk yang “sudah” terjadi.

Baca Juga: Cara Menggunakan Adverb of Frequency dalam Bahasa Inggris

Teori Sudah Mantap, Sekarang Giliran Bahasawan Beraksi!

Regular Verb sudah, sekarang Bahasawan tahu bahwa grammar itu cuma senjata, tapi medan perangnya ada di percakapan sehari-hari!

Jangan biarkan skill nulis Bahasawan lebih jago dari skill ngobrolnya. Saatnya pecahkan tembok rasa takut dan mulai bicara Bahasa Inggris dengan pede. Di kelas SPEAKING INTENSIVE PREMIUM, Bahasawan akan fokus latihan menggunakan ungkapan (expression) keseharian dan mampu menggunakannya dalam percakapan sehari-hari secara intensif.

Ayo, segera tingkatkan kemampuan ngobrolmu dari basic sampai profesional di kelas SPEAKING INTENSIVE PREMIUM dari Kelas Bahasa!

DAFTAR UNTUK JADI BAHASAWAN PEMBERANI SEKARANG!

Referensi:

Ilustrasi
Logo Putih Kelas bahasa
Logo Putih Kelas bahasa

#StartTheNewYearWithBetterEnglish

Ikuti Kisah Sukses Ribuan Siswa Kelas Bahasa Lainnya Sekarang Juga

Daftar Sekarang
Rieska Novia
Rieska Novia

Hai! Aku Rieska Novia, fresh graduate ilmu perpustakaan dan informasi. Saat ini lagi menekuni menulis artikel SEO Friendly! Aku sangat tertarik dengan dunia kepenulisan serta literasi digital.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *