
Halo, Bahasawan.
Coba ingat-ingat sebentar, apa yang Bahasawan lakukan kemarin? Apakah pergi bekerja, belajar di kafe, atau hanya beristirahat di rumah? Nah, ketika Bahasawan menceritakan kembali kegiatan yang sudah lewat itu dalam bahasa Inggris, artinya kamu wajib menggunakan simple past tense.
Banyak orang merasa tata bahasa Inggris itu rumit. Padahal, kuncinya hanya pada pemahaman pola waktunya saja loh, Bahasawan. Tenses ini adalah fondasi paling dasar untuk percakapan sehari-hari. Karena sebagian besar komunikasi kita sifatnya adalah menceritakan pengalaman atau kejadian yang sudah berlalu.
Bahasmin sudah menyiapkan artikel yang akan membahas pengertian, rumus yang benar, hingga contoh penggunaannya agar Bahasawan tidak ragu lagi saat berbicara. Mari kita mulai pembahasannya, yuk!
Baca Juga: Kuasai 16 Tenses Bahasa Inggris: Rumus & Contoh Lengkap
Apa Itu Pengertian Simple Past Tense?
Kita mulai dari definisi yang paling mendasar. Pengertian simple past tense adalah bentuk kalimat yang digunakan untuk menyatakan kejadian yang terjadi di masa lalu dan telah berakhir di masa lalu juga.
Poin penting yang harus Bahasawan ingat adalah kata “berakhir”. Artinya kejadian tersebut tidak ada hubungannya lagi dengan kondisi sekarang.
Contoh sederhananya adalah jika Bahasawan bilang “I ate breakfeast this morning” (Saya sarapan tadi pagi), berarti aktivitas makannya sudah selesai. Piringnya mungkin sudah dicuci dan sekarang kamu sudah melakukan aktivitas lain. Itulah fungsi utama dari simple past tense.
Kapan Kita Harus Menggunakannya?
Bahasmin, bagaimana orang lain tahu kalau kita sedang membicarakan masa lalu? Biasanya, kalimat simple past tense didukung oleh keterangan waktu (time signal) yang spesifik. Jika Bahasawan ingin bercerita tentang kejadian lampau, keterangan waktu berikut ini sering digunakan:
- Yesterday (Kemarin)
- Last week / Last month (Minggu lalu / Bulan lalu)
- Two days ago (Dua hari yang lalu)
- In 2010 (Di tahun 2010)
Namun, keterangan waktu tidak selalu wajib disebutkan jika lawan bicara sudah mengerti konteksnya. Misalnya dalam sebuah obrolan yang memang membahas sejarah atau pengalaman liburan.
Rumus Simple Past Tense yang Benar
Supaya kalimat Bahasawan tersusun rapi dan mudah dipahami, kita perlu mengikuti polanya. Rumus simple past tense dibagi menjadi dua kategori berdasarkan jenis kalimatnya: Verbal dan Nominal.
1. Kalimat Verbal (Menggunakan Kata Kerja)

Rumus ini digunakan jika kalimatmu mengandung aktivitas atau tindakan nyata. Fokus utamanya ada pada perubahan kata kerja.
Catatan Penting: Perhatikan bahwa pada kalimat negatif dan tanya, kata kerja kembali ke bentuk dasar (Verb 1). Hal ini karena penanda waktu lampau sudah diwakili oleh kata bantu “Did”. Contohnya:
- (+) My father washed the car yesterday. (Ayahku mencuci mobil kemarin.)
- (-) My father did not wash the car yesterday. (Ayahku tidak mencuci mobil kemarin.)
- (?) Did your father wash the car yesterday? (Apakah ayahmu mencuci mobil kemarin?)
Perhatikan perubahan “Washed” menjadi “Wash” saat ada kata “Did”.
2. Kalimat Nominal (Tanpa Kata Kerja Aksi)

Rumus ini digunakan jika Bahasawan ingin menjelaskan identitas, sifat, kondisi, atau lokasi di masa lalu. Kita menggunakan kata bantu Was atau Were. Contohnya:
- (+) They were late for the meeting. (Mereka terlambat untuk rapat.)
- (-) They were not late for the meeting. (Mereka tidak terlambat untuk rapat.)
- (?) Were they late for the meeting? (Apakah mereka terlambat untuk rapat?)
Panduan Memilih Was/Were dalam Kalimat Simple Past Tense Nominal:
- Gunakan Was untuk subjek tunggal: I, He, She, It, Nama Orang (Budi).
- Gunakan Were untuk subjek jamak: You, They, We.
Mengenal Kata Kerja Past Tense
Dalam simple past tense, perubahan bentuk kata kerja adalah hal yang mutlak. Di sinilah banyak pelajar sering merasa bingung. Bahasmin akan sederhanakan penjelasannya.
Ada dua jenis kata kerja past tense yang perlu Bahasawan ketahui:
- Regular Verbs (Kata Kerja Beraturan): Polanya mudah ditebak. Kamu hanya perlu menambahkan akhiran -ed atau -d.
- Cook (Masak) menjadi Cooked
- Watch (Nonton) menjadi Watched
- Irregular Verbs (Kata Kerja Tidak Beraturan): Bentuknya berubah total dan tidak menggunakan pola -ed. Ini perlu diingat atau dihafal.
- Go (Pergi) menjadi Went
- Eat (Makan) menjadi Ate
- Buy (Beli) menjadi Bought
Saran Bahasmin, jangan menghafal semuanya sekaligus. Mulailah dari kata-kata yang paling sering kamu gunakan sehari-hari.
Kesalahan Umum yang Perlu Dihindari
Bahasmin sering menemukan beberapa kesalahan kecil yang membuat kalimat simple past tense menjadi kurang tepat. Coba periksa apakah Bahasawan pernah melakukan ini:
- Menggabungkan Did dengan Verb 2: contoh salah: “I didn’t went.” Yang benar adalah “I didn’t go.”. Perhatikan bahwa Did dan Verb 2 tidak boleh muncul bersamaan.
- Salah Penggunaan To Be: menggunakan Was untuk You. Contoh salah: “You was happy.” Yang benar adalah “You were happy.”
- Waktu yang Tidak Sesuai: menggunakan simple past tense untuk kejadian yang belum terjadi. Pastikan konteksnya memang masa lalu.
Baca Juga: Pahami Penulisan & 10+ Contoh Kalimat Simple Present Tense
Kesimpulan
Mempelajari simple past tense sebenarnya cukup lurus dan logis. Intinya adalah: gunakan tenses ini untuk kejadian yang sudah selesai di masa lampau, perhatikan keterangan waktunya, dan pastikan kamu menggunakan bentuk kata kerja yang tepat.
Bahasa Inggris adalah keterampilan yang perlu dibiasakan. Bahasawan tidak perlu langsung membuat 150 contoh kalimat simple past tense dalam satu hari. Cukup mulai dengan mengingat tiga hal yang kamu lakukan kemarin, lalu coba terjemahkan ke dalam bahasa Inggris.
Jangan takut salah saat mencoba. Semakin sering Bahasawan berlatih menceritakan pengalaman sehari-hari, semakin lancar juga kemampuan bicaranya.
Selamat belajar dan terus praktikkan, ya!
Siap Ubah Grammar Jadi Skill Ngobrol yang Pede?
Apa gunanya grammar Bahasawan perfect kalau pas ngobrol langsung dengan teman atau rekan kerja, Bahasawan tiba-tiba blank, ragu-ragu, dan jadi kaku? Skill menceritakan pengalaman (Recount Text) itu kuncinya ada di keberanian berbicara!
Kelas Bahasa hadir dengan SPEAKING INTENSIVE PREMIUM. Program 1 Bulan (499K) ini dirancang khusus untuk satu hal: mengubah semua ilmu grammar Bahasawan (termasuk semua tenses yang sudah dipelajari) jadi kemampuan berbicara harian yang lancar, antusias, dan natural!
Di kelas ini, kita akan fokus full pada praktek dan memperluas ungkapan (expression) keseharian. Ini saatnya Bahasawan berani ngomong, berani storytelling tentang liburan kemarin, dan berani ngobrol serius tanpa takut salah!
Tunggu apa lagi, Bahasawan? Jangan biarkan skill berbicara Bahasawan tertinggal.
[DAFTAR SPEAKING INTENSIVE PREMIUM DAN BIKIN NGOBROL LEBIH SERU HARI INI!]
Referensi:
- Azar, B. S. (2017). Understanding and using English grammar. 5th ed. Longman. https://dn790006.ca.archive.org/0/items/EnglishUnderstandingAndUsingEnglishGrammar/English%3DUnderstanding_And_Using_English_Grammar.pdf






