
Hai, Bahasawan!
Coba perhatikan baik-baik saat sedang membaca artikel bahasa Inggris atau mendengarkan lagu barat, pasti kalian menemukan kata yang berakhiran -ing tapi kok rasanya tidak pas jika diartikan sebagai “sedang melakukan sesuatu”?
Contoh sederhananya, coba lihat kalimat “Swimming is my hobby”. Kalau kita artikan secara harfiah menjadi “Sedang berenang adalah hobi saya”, rasanya agak kurang tepat, bukan? Nah, fenomena kebahasaan inilah yang sering membuat banyak pembelajar pemula merasa bingung dan ragu saat menyusun kalimat.
Padahal, kata tersebut punya peran yang sangat berbeda meski wujudnya sama persis. Di sinilah kita berkenalan dengan konsep yang sering ditanyakan orang yaitu apa itu gerund. Memahami materi ini sebenarnya adalah kunci rahasia agar kalimat bahasa Inggris yang Bahasawan buat terdengar lebih luwes, natural, dan tidak kaku seperti hasil terjemahan mesin.
Bahasmin akan mengajak kalian menyelami materi ini lewat obrolan santai, jadi siapkan camilan dan mari kita bedah bersama agar tidak ada lagi kebingungan di kemudian hari!
Baca Juga: 7 Menit Paham Kalimat Verbal dan Nominal Bahasa Inggris
Sebenarnya Apa Itu Gerund dan Bagaimana Konsep Dasarnya?
Mari kita mulai dari pemahaman paling mendasar. Jika ada teman yang bertanya apa itu gerund, jawaban paling sederhana yang bisa Bahasawan berikan adalah sebuah kata kerja yang menyamar menjadi kata benda.
Bayangkan sebuah kata kerja seperti read (membaca) atau cook (memasak). Dalam keadaan normal, mereka bertugas menjelaskan sebuah aksi. Namun, bahasa Inggris punya aturan unik di mana kita bisa “menghentikan” aksi tersebut menjadi sebuah nama aktivitas dengan menambahkan akhiran -ing.
Jadi, secara teknis gerund adalah bentuk verb-ing yang menduduki jabatan sebagai noun atau kata benda. Kenapa kita butuh perubahan ini? Karena dalam struktur kalimat, posisi subjek atau objek tidak boleh diisi oleh kata kerja murni. Kita tidak bisa bilang “Eat is happy”, karena itu melanggar aturan tata bahasa. Kita harus mengubah Eat menjadi Eating agar sah menjadi subjek.
Itulah sebabnya memahami apa itu gerund sangat krusial. Konsep ini memungkinkan kita membicarakan sebuah kegiatan sebagai sebuah topik, bukan sebagai aksi yang sedang berlangsung.
Ketika Bahasawan bilang “Running is tired”, itu salah. Tapi kalau bilang “Running is tiring”, itu baru benar karena lari di situ dianggap sebagai sebuah aktivitas. Sampai di sini, semoga bayangan tentang makhluk bernama gerund ini sudah mulai terlihat jelas ya.
Membedakan Gerund dengan Present Participle
Tantangan terbesar setelah tahu definisinya adalah membedakannya dengan saudara kembarnya, yaitu Present Participle. Wajar saja banyak yang bingung, karena keduanya sama-sama memakai imbuhan “-ing”. Namun, cara membedakan apa itu gerund dengan bentuk continuous (sedang) sebenarnya cukup mudah jika Bahasawan jeli melihat konteks kalimatnya.
Cek Keberadaan To Be dan Maknanya
Kunci utama dari perbedaan gerund serta present participle ada pada keberadaan to be dan makna kalimatnya. Jika Bahasawan melihat kata kerja -ing itu didahului oleh am, is, are, was, atau were dan bermakna aktivitas yang sedang terjadi saat itu juga, maka itu pasti Present Participle.
Sebaliknya, untuk mengidentifikasi apa itu gerund, perhatikan apakah kata tersebut berdiri sendiri sebagai sebuah konsep. Gerund biasanya tidak menekankan pada aspek waktu “sekarang”, melainkan pada jenis kegiatannya.
Cobalah lakukan tes sederhana dengan mengganti kata tersebut dengan kata ganti “It” atau “That”.
Misalnya pada kalimat “I like fishing”. Coba ganti fishing dengan it, menjadi “I like it”. Kalimatnya masih masuk akal, kan? Berarti fishing di situ adalah gerund alias kata benda. Bandingkan dengan “I am fishing”. Kalau diganti jadi “I am it”, maknanya jadi aneh dan tidak nyambung. Cara substitusi sederhana ini sangat ampuh untuk membantu Bahasawan mengenali apa itu gerund dalam soal ujian maupun bacaan sehari-hari tanpa perlu pusing menghafal istilah rumit.

Posisi Gerund dalam Kalimat
Agar makin mahir, kita perlu tahu di mana saja kata ini biasanya digunakan dalam sebuah kalimat. Pengetahuan tentang posisi ini akan sangat membantu Bahasawan dalam menyusun kalimat sendiri sekaligus menjawab rasa penasaran tentang apa itu gerund dari sisi penggunaannya.
Gerund Sebagai Subjek dan Objek Kalimat
Tempat pertama dan yang paling sering kita temui adalah di awal kalimat sebagai subjek. Ini biasanya dipakai saat kita ingin membuat pernyataan umum atau slogan, seperti “Smoking is dangerous” atau “Learning takes time”. Selain di depan, gerund juga sering duduk manis di belakang sebagai objek kalimat. Ini terjadi ketika sebuah aktivitas menjadi sasaran dari kata kerja lain, misalnya saat Bahasawan bilang “I love swimming” atau “She stopped crying”. Di sini, swimming dan crying diperlakukan sama seperti benda mati lainnya.
Gerund Setelah Preposisi (Kata Depan)
Satu lagi posisi penggunaan gerund adalah setelah preposisi atau kata depan. Bahasawan pasti sering menemukan kata-kata kecil seperti in, on, at, of, for, about, atau without. Nah, aturan emas yang harus diingat adalah jika ada kata kerja yang muncul setelah kata-kata kecil ini, dia wajib berubah bentuk menjadi gerund. Contohnya, “Thanks for coming” bukan “Thanks for come”, atau “I am interested in drawing” bukan “in draw”. Kesalahan di bagian ini sering kali menjadi penanda apakah seseorang sudah benar-benar paham apa itu gerund atau belum.

Daftar Kata Kerja Spesial yang Wajib Bertemu Gerund
Dalam belajar bahasa Inggris, Bahasawan akan menemukan fakta unik bahwa ada beberapa kata kerja yang “pilih-pilih teman”. Kata-kata kerja tertentu ini menolak diikuti oleh to infinitive dan hanya mau diikuti oleh gerund. Menghafal atau setidaknya membiasakan diri dengan daftar kata ini adalah level lanjutan dari pemahaman apa itu gerund.
Beberapa kata kerja populer yang masuk dalam kategori ini antara lain:
- Enjoy
- Avoid
- Mind
- Finish
- Keep
Jika Bahasawan menggunakan kata enjoy, maka aktivitas setelahnya harus berbentuk -ing. Kita tidak bisa bilang “I enjoy to watch movie”, yang benar adalah “I enjoy watching movie”. Begitu juga dengan kata avoid atau menghindari, kita harus bilang “She avoids eating sugar”, bukan “to eat”.
Memang terdengar sepele, tapi detail kecil inilah yang membedakan penutur pemula dengan yang sudah mahir. Sering-seringlah berlatih menggunakan kata-kata tersebut dalam percakapan. Semakin sering Bahasawan menggunakannya, insting kalian akan terbentuk dengan sendirinya sehingga tidak perlu lagi berpikir keras mengingat aturan apa itu gerund saat sedang berbicara cepat.
Membentuk Kalimat Negatif dengan Gerund
Terakhir, bahasan kita tidak akan lengkap tanpa menyentuh bentuk negatifnya. Bagaimana jika Bahasawan ingin mengatakan “tidak” pada sebuah aktivitas yang dijadikan kata benda?
Pasti Bahasawan akan lebih familiar menggunakan don’t atau doesn’t, padahal caranya jauh lebih simpel. Dalam konsep apa itu gerund, bentuk negatif cukup dibuat dengan menambahkan kata “Not” tepat di depan kata -ing tersebut.
Bahasawan tidak perlu pusing memikirkan tenses atau subjeknya. Cukup tempelkan not di depan, dan selesai. Contohnya, “Not sleeping makes me dizzy” yang artinya “Tidak tidur membuatku pusing”. Atau contoh lain “I regret not studying”, yang berarti “Saya menyesal tidak belajar”. Pola Not + V-ing ini sangat praktis namun sering dilupakan. Dengan memahami pola sederhana ini, Bahasawan sudah melengkapi kepingan puzzle pemahaman tentang apa itu gerund secara utuh.
Baca Juga: Kuasai Jenis jenis Verb Bahasa Inggris dalam 5 Menit!
Kesimpulan
Sebagai penutup, Bahasmin ingin mengingatkan bahwa kunci menguasai materi ini bukanlah menghafal definisi “gerund adalah ….” sampai pusing, melainkan dengan mempraktikkannya. Cobalah mulai hari ini dengan mengganti kebiasaan menyebut “I like to swim” menjadi “I like swimming”. Perubahan kecil itu adalah langkah awal yang besar.
Selamat berlatih, Bahasawan!
Masih Bingung Buat Memahami Apa itu Gerund?
Menguasai gerund hanyalah awal, Bahasawan! Bayangkan kalau semua tenses masa lampau, masa depan, passive voice, hingga conditional sentences juga bisa kamu taklukkan dengan mudah. Dijamin, tugas sekolah auto beres dan ngomong Bahasa Inggris jadi lebih pede!
Jangan biarkan grammar jadi hambatan lagi. Ambil langkah serius hari ini dan Ayo, segera kuasai Grammar Perfection dari Kelas Bahasa!
DAFTAR UNTUK MENGUASAI GRAMMAR PERFECTION HARI INI!
Referensi:
- Azar, B. S. (2017). Understanding and using English grammar. 5th ed. Longman. https://dn790006.ca.archive.org/0/items/EnglishUnderstandingAndUsingEnglishGrammar/English%3DUnderstanding_And_Using_English_Grammar.pdf
- Murphy, R. (2019). English Grammar in Use: A Self-Study Reference and Practice Book for Intermediate Learners of English (5th ed.). Cambridge University Press. https://englishfrench.academy/wp-content/uploads/2020/09/235_7-English-Grammar-in-Use.-Murphy-R.-2019-5th-394p-.pdf
- Valerioti, J, (2021). Verbs Defined. Liberty University Online Writing Center. https://www.liberty.edu/casas/academic-success-center/wp-content/uploads/sites/28/2021/10/Verbs.pdf






