
Hai, Bahasawan.
Pernah merasa bahasa Inggris kamu sudah lumayan, tapi pas masuk dunia kerja, kok rasanya beda ya? Saat rapat atau baca email dari atasan, sering muncul kata-kata yang jarang kita dengar di percakapan sehari-hari. Tenang saja, itu bukan karena Bahasawan kurang jago, tapi karena dunia kerja memang punya bahasa gaul resminya sendiri.
Nah, kumpulan kata-kata ini biasa disebut business english vocabulary list. Tujuannya adalah supaya komunikasi yang dilakukan lebih singkat, jelas, dan terdengar lebih sopan.
Tenang aja, Bahasawan. Di artikel ini, Bahasmin sudah kumpulkan lebih dari 50 kata yang paling sering dipakai. Bahasawan nggak perlu menghafal semuanya sekaligus. Cukup baca pelan-pelan, pahami artinya, dan coba pakai satu per satu, ya!
Tapi, percaya sama Bahasmin deh! Punya daftar kata sebanyak ini bakal percuma kalau lidah masih kaku buat ngucapinya. Biar imbang antara teori dan praktik, yuk intip program Speaking Intensive dari Kelas Bahasa. Di sana kita bakal pakai kosakata ini secara natural dari mulut Bahasawan!
Baca Juga: Auto Paham 6 Cara Menulis Email Bahasa Inggris Formal!
Mengapa Business English Vocabulary List Sangat Krusial di Dunia Kerja?
Bahasawan mungkin bertanya, “Apa bedanya bilang help sama assist? Sama-sama bantu, kan?” Secara arti dasar, iya. Tapi secara nuansa, beda jauh.
Memahami business english vocabulary list membantu Bahasawan menyampaikan tingkat keseriusan dan profesionalisme. Di dunia di mana waktu sangat berharga, menggunakan satu kata bisnis yang tepat jauh lebih dihargai daripada kalimat panjang yang bertele-tele.
Misalnya, daripada bilang “I want to ask for help” (aku mau minta tolong), di email resmi lebih enak kalau bilang “I need your assistance” (saya butuh bantuan Anda). Artinya sama, tapi rasanya beda, kan?
Selain itu, business english vocabulary list adalah kunci untuk memahami apa yang sebenarnya diinginkan atasan. Seringkali instruksi kerja tersembunyi di balik istilah-istilah seperti deliverables, KPI, atau bottleneck.
Daftar Lengkap 50+ Kosakata Dunia Kerja
Bahasmin sudah bagi daftar ini jadi tiga bagian biar gampang bacanya: Kata Kerja (apa yang dilakukan), Kata Benda (apa yang dibahas), dan Kata Sifat (keterangan).
Kategori 1: Verbs (Kata Kerja) untuk Aksi
Bagian pertama dari business english vocabulary list ini fokus pada kata kerja. Di kantor, kita dinilai dari apa yang kita lakukan. Ganti kata kerja standar Bahasawan dengan opsi yang lebih “powerfull” ini:
- Address: Menangani/membahas masalah (lebih formal dari talk about).
- Allocate: Menjatahkan sumber daya (dana/waktu) untuk tujuan tertentu.
- Authorize: Memberi izin resmi.
- Brief: Memberi penjelasan singkat.
- Clarify: Menjelaskan ulang supaya tidak ada salah paham.
- Collaborate: Bekerja sama secara sinergis.
- Consolidate: Menggabungkan beberapa hal menjadi satu agar lebih kuat/efisien.
- Consult: Minta pendapat atau saran ke ahli/atasan.
- Delegate: Melimpahkan tugas ke orang lain (biasanya bawahan)
- Develop: Mengembangkan sesuatu (ide atau produk).
- Diversify: Menambah variasi (produk/investasi) untuk sebar risiko.
- Direct: Mengarahkan atau memimpin.
- Dismiss: Menolak ide, atau bisa juga memberhentikan karyawan.
- Ensure: Memastikan sesuatu berjalan lancar.
- Estimate: Memperkirakan (biasanya soal biaya atau waktu).
- Evaluate: Menilai hasil kerja.
- Expedite: Mempercepat proses.
- Facilitate: Memudahkan atau memandu sebuah proses/diskusi.
- Generate: Menghasilkan (biasanya untuk ide, profit, atau laporan).
- Implement: Menerapkan rencana jadi aksi nyata.
- Leverage: Memanfaatkan aset/kelebihan untuk keuntungan maksimal.
- Mitigate: Mengurangi dampak buruk atau risiko.
- Maintain: Menjaga kondisi supaya tetap stabil.
- Monitor: Mengawasi perkembangan.
- Negotiate: Berunding untuk mencapai kesepakatan.
- Outsource: Menggunakan jasa pihak luar untuk mengerjakan tugas internal.
- Pitch: Mempresentasikan ide untuk meyakinkan orang lain.
- Promote: Mempromosikan produk, atau naik jabatan.
- Recruit: Mencari karyawan baru.
- Rectify: Memperbaiki kesalahan/situasi.
- Spearhead: Memimpin sebuah inisiatif/proyek paling depan.
- Streamline: Menyederhanakan proses supaya efisien.
- Terminate: Mengakhiri kontrak atau hubungan kerja.
- Validate: Memastikan kebenaran/validitas data atau ide.
- Verify: Memeriksa kebenaran data.
Kategori 2: Nouns (Kata Benda) yang Sering Muncul di Rapat

Saat meeting, kata-kata dari business english vocabulary list berikut ini pasti sering wara-wiri. Pastikan Bahasawan paham artinya:
- Agenda: Daftar hal yang mau dibahas.
- Asset: Sesuatu yang bernilai bagi perusahaan.
- Authorization: Izin resmi atau wewenang.
- Benchmark: Tolok ukur standar kualitas.
- Beneficiary: Pihak yang menerima keuntungan.
- Bottleneck: Titik macet yang menghambat proses.
- Budget: Anggaran dana.
- Compliance: Kepatuhan terhadap aturan/hukum.
- Deadline: Batas waktu terakhir.
- Deliverables: Hasil fisik/nyata dari sebuah proyek.
- Discrepancy: Ketidakcocokan antara dua data/fakta.
- Incentive: Bonus/dorongan untuk memotivasi kerja.
- Liability: Kewajiban atau tanggung jawab (seringkali berupa utang/risiko).
- Merger: Penggabungan dua perusahaan.
- Niche: Ceruk pasar yang spesifik.
- Overview: Gambaran umum/ringkasan.
- Proposal: Rencana kerja tertulis untuk diajukan.
- Quota: Jatah atau target jumlah minimum.
- Stakeholder: Semua pihak yang berkepentingan (bos, karyawan, klien, pemegang saham).
- Turnover: Perputaran (bisa uang, atau keluar-masuknya karyawan).
Gimana Bahasawan, banyak banget ya ternyata? Jangan pusing dulu. Kalau Bahasawan bingung cara bacanya (pronunciation), jangan ragu buat tanya atau latihan. Di kelas Speaking Intensive dari Kelas Bahasa, kita sering bahas kata-kata ini sambil simulasi meeting santai.
Kategori 3: Adjectives & Idioms (Kata Sifat & Ungkapan)
Biar makin lengkap, business english vocabulary list Bahasawan harus dilengkapi dengan kata sifat dan idiom khas kantoran ini:
- Agile: Gesit/cepat beradaptasi dengan perubahan.
- Compulsory: Wajib/harus dilakukan.
- Confidential: Rahasia.
- Drastic: Perubahan yang sangat besar/ekstrem.
- Eligible: Memenuhi syarat.
- Fiscal: Berhubungan dengan keuangan (biasanya Fiscal Year).
- Mandatory: Bersifat perintah/wajib.
- Profitable: Menguntungkan.
- Redundant: Berlebih-lebihan/tidak terpakai lagi (bisa untuk posisi kerja yang dihapus).
- Scalable: Bisa dibesarkan skalanya tanpa masalah.
- ASAP (As Soon As Possible): Secepat mungkin.
- Get the ball rolling: Memulai sesuatu.
- In the loop: Selalu terinformasi/diberi kabar.
- Think outside the box: Berpikir kreatif/tidak konvensional.
- Win-win situation: Situasi yang menguntungkan semua pihak.
Gimana, Bahasawan? Sudah mulai terasa “penuh”, kan kepalanya? Jangan khawatir, itu tanda bagus! Itu artinya database business english vocabulary list di otakmu sedang di-upgrade.
Tarik Napas Dulu… Menghafal 55 kata di atas sekaligus bisa bikin pusing kalau cuma dibaca. Rahasianya ada di penggunaan. Bingung cari teman buat latihan pakai kata Spearhead atau Mitigate? Gabung ke komunitas Speaking Intensive dari Kelas Bahasa aja. Di sana lingkungannya suportif banget buat yang mau belajar dari nol sampai pro!
Cara Menguasai Business English Vocabulary List

Mengoleksi business english vocabulary list sebanyak ini memang langkah awal yang brilian. Tapi, Bahasmin nggak mau Bahasawan cuma jadi “kamus berjalan” yang pasif. Tujuan akhirnya adalah komunikasi aktif. Berikut tips dari Bahasmin:
1. Kelompokkan dan Cicil
Jangan paksa otak menghafal 50 kata sehari. Ambil 5 kata dari business english vocabulary list di atas setiap minggu. Fokus pada 5 kata itu, cari contoh kalimatnya, dan coba tulis ulang email kerjamu pakai kata-kata baru itu.
2. Pahami Konteks dari Kata yang Paling Sering Didengar
Kata Address beda artinya kalau di kartu nama (alamat) dan di rapat (menangani masalah). Pahami konteksnya. Business english vocabulary list tidak berdiri sendiri, dia hidup dalam kalimat. Perhatikan bagaimana bos atau rekan kerjamu menggunakan kata-kata tersebut. Mungkin Budget, Deadline, atau Follow-up. Nah, mulai hafalkan dan pakai kata-kata itu dulu. Nanti pelan-pelan tambah kata baru dari daftar di atas.
3. Praktik Bicara (Wajib!)
Cara paling ampuh buat ingat adalah dengan menulis kalimat sendiri. Coba ambil kata Streamline (menyederhanakan). Terus buat kalimat: “Saya mau streamline cara saya bikin laporan biar cepat selesai.” Dengan begitu, Bahasawan lebih gampang paham konteksnya. Kalau cuma dibaca dalam hati, pas ngomong beneran biasanya bakal keserimpet.
Baca Juga: 6 Tips Praktis Cara Presentasi Bahasa Inggris Pembuka dan Penutup
Kesalahan Umum Saat Menggunakan Kosakata Bisnis
Meski punya business english vocabulary list yang lengkap itu keren, hati-hati jangan sampai overkill. Jangan gunakan kata-kata rumit jika tujuannya bisa dicapai dengan kata sederhana, terutama jika lawan bicaranya bukan orang teknis.
Tujuan utama komunikasi bisnis adalah Clarity (Kejelasan), bukan sekadar terdengar pintar. Gunakan business english vocabulary list ini sebagai alat bantu untuk memperjelas pesan, bukan untuk membingungkan orang lain.
Kesimpulan
Wow, Bahasawan sudah sampai di penghujung artikel panjang ini! Selamat, itu artinya kamu punya dedikasi tinggi untuk berkembang. Memiliki 50+ business english vocabulary list di saku belakangmu adalah investasi leher ke atas yang nggak akan rugi.
Sekarang bola ada di tangan Bahasawan. Apakah daftar ini cuma akan jadi catatan digital yang tersimpan di bookmark, atau akan jadi senjata ampuh yang mengubah caramu presentasi besok pagi?
Ingat, setiap profesional hebat dulunya juga seorang pemula yang belepotan. Bedanya, mereka berani mencoba dan terus berlatih.
Siap Level Up Skill Bicara Kamu? Teori sudah di tangan, sekarang waktunya eksekusi! Jangan biarkan rasa takut salah menahan kariermu. Temukan partner latihan yang asik dan bimbingan yang tepat di Speaking Intensive dari Kelas Bahasa.
Klik sekarang, dan mari kita buat bahasa Inggrismu sekeren kinerjamu!
Referensi:



