8 Langkah Praktis Cara Daftar Tes IELTS di Indonesia (Update 2026)

ilustrasi Cara Daftar Tes IELTS

Halo Bahasawan!

Bahasmin sangat mengerti bahwa mengambil ujian sertifikasi bahasa Inggris tingkat internasional adalah sebuah keputusan besar yang butuh komitmen nyata. Mengingat biaya ujian ini lumayan menguras kantong mahasiswa atau pekerja profesional, wajar jika kamu ingin memastikan semua prosesnya berjalan lancar tanpa hambatan sejak hari pertama.

Memahami cara daftar tes IELTS yang benar dan berurutan adalah langkah awal yang sangat krusial. Banyak calon peserta yang kebingungan karena dihadapkan pada banyak pilihan: mulai dari jenis ujian, lembaga penyelenggara, hingga format pelaksanaan. Salah klik atau salah pilih saat mendaftar bisa berakibat sangat fatal. Sertifikat yang kamu dapatkan berisiko tidak bisa digunakan oleh institusi tujuan, dan biaya jutaan rupiah yang sudah ditransfer akan hangus begitu saja.

Oleh karena itu, Bahasmin menyusun panduan cara daftar tes IELTS ini secara detail, jujur, dan terstruktur. Artikel ini Bahasmin buat khusus untuk Bahasawan yang memang sudah membulatkan tekad, siap melakukan pembayaran, dan hanya butuh kejelasan langkah pendaftaran agar terhindar dari kerugian materi. Mari kita bedah satu per satu!

Academic atau General Training: Pilih yang Mana?

Sebelum kita masuk ke langkah teknis mengenai cara daftar tes IELTS, ada satu keputusan paling vital yang harus kamu buat saat ini juga: memilih antara tipe ujian Academic atau General Training.

Ingat, institusi yang kamu tuju memiliki syarat yang sangat spesifik. Kalau kamu mendaftar untuk kuliah tetapi malah mengambil jenis General Training, hasil ujianmu otomatis akan ditolak oleh pihak universitas. Kamu pun harus mengulang cara daftar tes IELTS dari awal dan membayar lagi dengan harga penuh. Agar tidak bingung menentukan pilihan, silakan cek tabel panduan yang sudah Bahasmin siapkan di bawah ini:

Kriteria UtamaIELTS AcademicIELTS General Training
Tujuan PembacaMendaftar pendidikan tinggi (S1, S2, S3) dan registrasi lisensi profesi spesifik (misalnya dokter, perawat, atau insinyur di luar negeri). Sangat cocok untuk kamu yang sedang mengincar program beasiswa ke luar negeri.Keperluan migrasi (seperti Permanent Resident), melamar pekerjaan umum, atau melanjutkan sekolah di tingkat menengah ke bawah.
Fokus Materi ReadingMenggunakan 3 teks panjang yang diambil dari jurnal akademis, buku ilmiah, surat kabar, dan majalah sains.Membaca dokumen keseharian seperti iklan lowongan kerja, buku panduan karyawan, pengumuman, dan artikel majalah umum.
Fokus Materi WritingTask 1 mengharuskanmu mendeskripsikan grafik, tabel, atau diagram. Task 2 adalah esai argumen formal tentang topik akademis.Task 1 berupa penulisan surat (bisa formal, semi-formal, atau informal). Task 2 adalah esai dengan topik umum yang lebih ringan.

Penyelenggara Resmi di Indonesia

Saat kamu mencari tahu cara daftar tes IELTS di mesin pencari, kamu akan menemukan dua lembaga besar yang menjadi penyelenggara resmi di Indonesia, yaitu IDP (International Development Program) dan British Council.

Banyak Bahasawan yang sering bertanya kepada Bahasmin, “Lebih mudah ikut tes di IDP atau British Council, Min?”

Jawabannya: Keduanya sama persis! Standar soal ujian, kualitas perangkat audio saat Listening, hingga sistem penilaian oleh penguji (examiner) diatur oleh pusat yang sama, yaitu Cambridge Assessment English. Sertifikat yang dikeluarkan oleh IDP maupun British Council juga diakui secara universal di seluruh dunia. Kamu bebas memilih penyelenggara mana saja yang lokasi kantornya paling dekat dengan rumahmu atau yang jadwal tesnya paling sesuai dengan waktu luangmu.

Sebagai referensi eksternal yang kredibel untuk mengecek ketersediaan pusat tes resmi di sekitarmu, kamu bisa selalu merujuk pada informasi global melalui situs IELTS.org.

Paper-based atau Computer-delivered?

Langkah selanjutnya dalam mempraktikkan cara daftar tes IELTS adalah memilih format ujian. Kamu akan diminta memilih ujian berbasis kertas (Paper-based) atau berbasis komputer (Computer-delivered). Keduanya mengharuskanmu datang langsung ke lokasi ujian resmi. Jadi, ini bukanlah tes yang bisa kamu kerjakan sambil bersantai dari kamar tidur.

Sebagai bahan pertimbangan, mari kita lihat keunggulan masing-masing format:

1. Pilih Computer-delivered jika:

  • Kamu bisa mengetik dengan cepat menggunakan keyboard komputer.
  • Kamu tidak ingin repot menghitung jumlah kata secara manual di sesi Writing. Sistem komputer akan menghitungnya otomatis di layar.
  • Tulisan tanganmu sulit dibaca.
  • Kamu butuh hasil tes dengan segera. Sertifikat format komputer keluar jauh lebih cepat, yakni dalam waktu 3 hingga 5 hari saja.

2. Pilih Paper-based jika:

  • Kamu lebih terbiasa membaca teks panjang di kertas nyata dan suka menggarisbawahi poin penting atau mencoret-coret lembar soal.
  • Kamu tidak nyaman menatap layar monitor komputer berjam-jam tanpa henti.
  • Kamu tidak sedang terburu-buru membutuhkan sertifikat, karena hasil ujian kertas membutuhkan waktu terbit sekitar 13 hari kalender.

Catatan penting: Apa pun format yang kamu pilih, sesi Speaking tetap dilakukan secara tatap muka langsung (face-to-face) dengan penguji, baik itu bertemu fisik di ruangan atau melalui panggilan video resmi di pusat tes.

Biaya Tes IELTS terbaru

Bagian yang tak kalah penting dari cara daftar tes IELTS adalah menyiapkan dana yang dibutuhkan. Seperti yang Bahasmin sampaikan sebelumnya, pembaca yang mencari informasi ini biasanya sedang mempertaruhkan biaya tes yang jumlahnya cukup besar.

Berdasarkan pembaruan data di bulan September 2026, biaya tes reguler (baik untuk tipe Academic maupun General Training) berada di kisaran Rp3.150.000 hingga Rp3.300.000. Perlu Bahasawan catat bahwa angka ini bisa mengalami penyesuaian dari pusat sewaktu-waktu tergantung pada kurs mata uang. Oleh karena itu, pastikan kamu selalu melihat total tagihan akhir secara teliti di situs resmi penyelenggara sesaat sebelum kamu membayar.

Proses pembayarannya sendiri tergolong sangat mudah. Sistem akan memberimu beberapa opsi pembayaran praktis. Kamu bisa mentransfer lewat bank (Virtual Account), menggunakan dompet digital, atau menggunakan kartu kredit agar transaksi langsung terverifikasi secara instan.

Berkas yang Perlu Disiapkan

Bahasmin sering mendapati peserta yang panik di hari H ujian hanya karena masalah dokumen. Padahal, dalam menerapkan cara daftar tes IELTS, syarat administrasinya sangatlah simpel. Kamu hanya butuh satu dokumen identitas resmi yang masih berlaku yaitu KTP atau Paspor.

Saat mengisi formulir pendaftaran, kamu akan diminta untuk mengunggah pindaian (scan) atau foto KTP/Paspor tersebut dengan resolusi yang jelas (tidak buram dan informasi terbaca sempurna).

💡Ingat ini ya Bahasawan, identitas fisik yang kamu bawa pada hari ujian harus sama persis dengan yang kamu unggah saat mendaftar!

Kalau saat daftar online kamu mengunggah KTP, maka bawalah KTP aslimu ke lokasi tes (bukan fotokopi). Jangan membawa Paspor jika yang terdaftar di sistem adalah KTP. Jika datanya berbeda, kamu dipastikan tidak akan diizinkan masuk ke ruang ujian dan uangmu hangus.

8 Langkah Pendaftaran Praktis dari Rumah

Sudah siap dengan pilihan jenis tes, format ujian, dana, dan identitas diri? Mari kita eksekusi cara daftar tes IELTS melalui 8 langkah praktis yang bisa kamu selesaikan dari rumah:

  1. Buka Situs Resmi: Kunjungi portal pendaftaran milik IDP Indonesia atau British Council Indonesia.
  2. Buat Akun Peserta: Daftarkan email pribadimu yang paling aktif dan buat kata sandi untuk membuat akun.
  3. Pilih Jenis Ujian: Di dasbor utama, tentukan pilihanmu dengan hati-hati (IELTS Academic atau General Training).
  4. Tentukan Format Tes: Pilih mau mengerjakan di atas kertas (Paper-based) atau lewat komputer (Computer-delivered).
  5. Pilih Lokasi: Sistem akan memintamu memilih lokasi tes. Pilih kota terdekat dan test center yang mudah diakses dari tempat tinggalmu.
  6. Pilih Jadwal: Layar akan menampilkan kalender berisi jadwal yang masih kosong. Klik tanggal yang paling pas dengan kesiapanmu.
  7. Isi Data Diri: Masukkan nama lengkap sesuai KTP/Paspor, alamat domisili, dan unggah dokumen identitasmu dengan jelas.
  8. Selesaikan Pembayaran: Lanjutkan ke halaman pembayaran. Segera transfer sejumlah nominal yang tertera sebelum batas waktu bayar (timer) habis. Selesai! Kamu akan langsung menerima konfirmasi pendaftaran melalui email.

Setelah Mendaftar: Berapa Lama Waktu Persiapan?

Tahukah kamu, menguasai cara daftar tes IELTS barulah permulaan dari perjalananmu. Perjuangan aslinya justru ada pada tahap persiapan. Sering kali, orang yang baru selesai membayar pendaftaran mendadak sadar bahwa mereka butuh persiapan terstruktur agar tidak membuang uang 3 jutaan rupiah dengan percuma.

Bahasmin sangat menyarankan agar Bahasawan memberikan jarak waktu minimal 1 hingga 2 bulan antara tanggal daftar dengan hari ujian. Jeda waktu ini sangat krusial untuk membiasakan telinga, mata, dan otakmu dengan format soal yang akan diujikan.

Jika ini adalah pengalaman pertamamu mengambil tes sertifikasi dan kamu merasa tata bahasa (grammar) serta kosakatamu masih terbatas, tidak ada salahnya berinvestasi pada bimbingan profesional. Kamu bisa mengambil program kursus IELTS online agar belajarnya lebih terarah dan dibimbing langsung oleh pengajar yang sudah ahli.

Bagi Bahasawan yang sudah bekerja dan butuh jam belajar yang fleksibel agar tidak bentrok dengan jam kantor, mengikuti les bahasa Inggris online untuk dewasa adalah pilihan yang sangat cerdas. Selain itu, pertimbangkan juga gaya belajarmu. Apakah kamu lebih suka fokus berdua saja dengan tutor, atau lebih senang berdiskusi ramai-ramai? Memahami perbedaan kelas privat atau grup akan sangat membantu memaksimalkan daya serapmu selama periode persiapan.

Apapun metode yang kamu pilih, pastikan kamu mendaftar di kursus bahasa Inggris online terbaik yang memiliki rekam jejak terbukti dalam membantu siswa mencapai skor IELTS yang ditargetkan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Masih ada keraguan mengenai cara daftar tes IELTS? Berikut Bahasmin rangkum jawaban untuk pertanyaan yang paling sering masuk ke meja redaksi kami:

Berapa biaya tes IELTS di Indonesia?

Biaya saat ini berkisar di angka Rp3.150.000 hingga Rp3.300.000. Angka ini fluktuatif, jadi pastikan untuk selalu memeriksa nominal terbarunya langsung di laman pembayaran pada hari kamu mendaftar.

Academic atau General Training untuk kuliah?

Tentu saja Academic. Jenis ujian ini memang dirancang khusus dengan kosakata tingkat tinggi untuk mengukur kesiapan bahasa di ranah pendidikan sarjana dan pascasarjana.

Di mana lokasi tes IELTS?

Pusat tes tersedia di hampir semua kota besar di seluruh Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Medan, Makassar, hingga Bali. Kamu bisa mengecek alamat lengkap lokasi ujian di situs IDP atau British Council pada saat mendaftar.

Berapa lama hasil keluar?

Jika kamu mengambil ujian format komputer, hasil akan rilis cepat dalam 3-5 hari. Jika kamu mengambil format kertas, hasilnya butuh waktu kurang lebih 13 hari kalender.

Amankan Skor Impianmu Sekarang!

Nah, Bahasawan, itu dia panduan super lengkap mengenai cara daftar tes IELTS yang bisa langsung kamu terapkan sekarang juga. Mengetahui langkah yang benar sejak awal akan menghindarkanmu dari kerugian waktu, tenaga, maupun materi.

Sudah terlanjur mendaftar dan tiba-tiba menyadari bahwa hari ujian tinggal beberapa minggu lagi? Jangan sampai biaya besar yang kamu keluarkan tidak membuahkan hasil yang maksimal. Yuk, maksimalkan potensi skormu dari sekarang!

Hubungi tim Kelas Bahasa untuk mendapatkan sesi konsultasi gratis. Mari kita susun bersama strategi persiapan yang paling pas dengan target skor dan gaya belajarmu. Sampai jumpa di kelas, Bahasawan!

Rieska Novia
Rieska Novia

Hai! Aku Rieska Novia, fresh graduate ilmu perpustakaan dan informasi. Saat ini lagi menekuni menulis artikel SEO Friendly! Aku sangat tertarik dengan dunia kepenulisan serta literasi digital.