Cuma 5 Menit Paham Kata Kerja Imperatif: Pengertian & Contoh

ilustrasi kata kerja imperatif

Halo, Bahasawan!

Pasti kalian tidak asing dengan kalimat seperti “Don’t give up,” “Listen to me,” atau “Just do it.”. Ternyata kalimat-kalimat tersebut dalam tata bahasa inggris adalah contoh kata kerja imperatif atau imperative verbs.

Kata kerja imperatif menjadi salah satu materi paling dasar tapi paling penting buat Bahasawan yang ingin jago speaking. Kenapa? Karena tanpa sadar, jenis kata kerja inilah yang paling sering kita pakai untuk menyuruh, melarang, atau sekadar memberi semangat ke orang lain.

Supaya skill bahasa Inggris Bahasawan makin level up, sini Bahasmin ajak untuk bedah tuntas materi ini. Dijamin deh habis baca kamu makin paham dengan apa itu kata kerja imperatif!

Baca Juga: Pengertian Kalimat Imperatif: Panduan Lengkap & Karakternya

Apa Itu Kata Kerja Imperatif dalam Bahasa Inggris?

Dalam tata bahasa inggris, kata kerja imperatif adalah kata kerja bentuk dasar (base form) yang digunakan untuk membuat kalimat perintah (command), peringatan (warning), instruksi (instruction), atau permintaan (request).

Kalau di bahasa Indonesia kita mengenal imbuhan, di bahasa Inggris konsepnya jauh lebih sederhana. Kata kerja imperatif selalu menggunakan Verb 1 murni tanpa tambahan “to”, tanpa akhiran “-ing”, dan tanpa akhiran “-ed”.

Jadi, fungsinya benar-benar untuk meminta lawan bicara melakukan suatu aksi secara langsung saat itu juga.

Ciri-Ciri Utama Kata Kerja Imperatif

Supaya Bahasawan bisa membedakannya dengan jenis kalimat lain, perhatikan karakteristik kata kerja imperatif berikut ini:

1. Subjectless (Tanpa subjek)

Dalam kalimat imperatif, subjek “You” (kamu) biasanya dihilangkan karena sudah tersirat. Menurut Cambridge Dictionary, hal ini karena kata kerja imperatif digunakan secara langsung di depan subjek atau orang yang diperintahkan, diminta atau diberikan instruksi.

2. Bare Infinitive (Selalu Menggunakan Verb 1)

Tidak peduli siapa yang disuruh, kata kerjanya tidak pernah berubah. Tidak ada penambahan -s/es meskipun untuk orang ketiga.

3. Diakhiri dengan Tanda Seru atau Titik

Gunakan tanda seru (!) untuk penekanan emosi atau perintah tegas dan tanda titik (.) untuk instruksi yang netral.

Jenis dan Contoh Penggunaannya

Nah, agar makin paham, kita langsung lihat prakteknya. Contoh kata kerja imperatif dalam bahasa Inggris itu sangat beragam tergantung tujuannya. Berikut Bahasmin bagi ke dalam beberapa kategori situasi:

1. Commands (Perintah Langsung)

ilustrasi kata kerja imperatif
ilustrasi kata kerja imperatif

Ini adalah bentuk paling tegas. Biasanya digunakan oleh atasan ke bawahan, orang tua ke anak, atau guru ke murid.

  • Sit down! (Duduk!)
  • Clean your room. (Bersihkan kamarmu.)
  • Go away! (Pergi sana!)

2. Instructions (Instruksi/Petunjuk)

ilustrasi kata kerja imperatif
ilustrasi kata kerja imperatif

Kalau Bahasawan suka masak atau merakit barang, contoh kata imperatif jenis ini pasti sering ketemu di buku manual. Contohnya:

  • Cut the onions. (Potong bawangnya.)
  • Boil the water. (Rebus airnya.)
  • Press the red button. (Tekan tombol merah.)

3. Requests (Permintaan Sopan)

ilustrasi kata kerja imperatif
ilustrasi kata kerja imperatif

Ketika ingin minta pertolongan, Bahasawan juga telah menggunakan kata kerja imperative. Namun, agar tidak terdengar seperti permintaan tolong yang kasar, biasanya dapat menambahkan kata “Please” di awal atau akhir kalimat.

  • Please help me. (Tolong bantu saya.)
  • Open the window, please. (Tolong buka jendelanya.)
  • Please be quiet. (Tolong tenang.)

4. Advice & Warnings (Saran & Peringatan)

ilustrasi kata kerja imperatif
ilustrasi kata kerja imperatif

Kata kerja imperatif juga dipakai untuk memberi saran baik atau peringatan bahaya, lho. Misalnya dalam kalimat:

  • Watch out! (Awas!)
  • Be careful. (Hati-hati.)
  • Have a nice trip. (Semoga perjalananmu menyenangkan.)

Bentuk Negatif atau Larangan Kata Kerja Imperatif

Bagaimana kalau Bahasawan ingin melarang orang melakukan sesuatu?

Gampang banget. Rumusnya hanya tambahkan “Do not” atau “Don’t” di depan kata kerja imperatif.

Perlu diingat, penggunaan kata kerja imperatif adalah tetap menggunakan Verb 1 setelah kata “Don’t”. Jangan pernah pakai Doesn’t atau Didn’t.

  • Don’t touch my phone! (Jangan sentuh ponselku!)
  • Do not smoke in this area. (Dilarang merokok di area ini.)
  • Don’t be shy. (Jangan malu-malu.) Catatan: Khusus untuk kata sifat (adjective) seperti ‘shy’ atau ‘late’, kita wajib menambahkan kata kerja bantu “be”.

Kesalahan Umum yang Sering Terjadi

Meskipun terlihat simpel, banyak pembelajar bahasa Inggris yang masih sering keliru ketika memakai kata kerja imperatif. Berikut contoh kata kerja imperatif adalah yang sering salah kaprah:

  1. Menambahkan “To”:
    1. Salah: To open the door!
    1. Benar: Open the door!
  2. Menggunakan Verb-ing:
    1. Salah: Sitting down!
    1. Benar: Sit down!
  3. Lupa Pakai “Be” untuk Kata Sifat:
    1. Salah: Don’t sad! (Ini sering banget kejadian!)
    1. Benar: Don’t be sad! (Jangan sedih).

Tips Menggunakan Kata Kerja Imperatif

Menggunakan kata kerja imperatif dalam bahasa Inggris itu ada seninya. Jika tidak sesuai dengan tanpa baca, bisa terdengar kasar. Bahasmin punya tips menggunakan kata kerja imperative agar tidak ada kesalahpahaman:

  1. Gunakan tambahan “Please”  di depan untuk penekanan atau di belakang untuk kesan lebih santai.
  2. Gunakan “Let’s” jika Bahasawan mau mengajak atau menghimbau seseorang, pakailah kata “Let’s” (Let us).
  1. Let’s go! (Ayo pergi!)
  2. Let’s eat together. (Ayo makan bareng.)
  3. Perhatikan Nada Bicara saat menggunakan kata kerja imperatif. Ketika mempraktikannya, intonasi menentukan apakah Bahasawan sedang marah atau sekadar meminta tolong.

Baca Juga: Pengertian Teks Eksposisi Lengkap dengan Karakteristik, Tujuan dan Unsurnya

Kesimpulan

Jadi, menguasai kata kerja imperatif adalah langkah wajib buat Bahasawan yang ingin lancar berbahasa Inggris. Jenis kata kerja imperatif merupakan cara paling cepat untuk menyampaikan maksud, keinginan, dan instruksi kepada orang lain.

Ciri yang membedakan kata kerja imperatif dengan kata kerja yang lain adalah Verb 1, hilangkan subjek dan jangan lupa bilang “Please” agar tetap terdengar sopan.

Dengan memahami contoh kata imperatif, Bahasawan sekarang sudah siap mempraktekkannya dalam percakapan sehari-hari. Good luck!

Jangan Sampai Grammar-nya Benar, Ngomong-nya Masih Gugup!

Salut deh, Bahasawan sudah jago bedah grammar dari A sampai Z!

Tapi, coba jujur, saat disuruh ngomong langsung di depan banyak orang, apakah kata-kata itu keluar dengan lancar dan pede? Seringnya, ilmu grammar itu kaku di otak, kan?

Tenang aja, Speaking Intensive Premium dari Kelas Bahasa dirancang khusus untuk memecahkan masalah tersebut.

Di sini, Bahasawan akan mengubah teori menjadi aksi dalam percakapan yang intensif. Kita akan fokus mempraktikkan ungkapan (ekspresi) sehari-hari sampai Bahasawan bisa cas-cis-cus tanpa mikir lagi.

Jangan tunda kesempatan Bahasawan untuk jadi speaker yang handall

[Yuk, daftar program Speaking Intensive Premium dan rasakan bedanya dalam 1 bulan!]

Referensi:

  • Azar, B. S., & Hagen, S. A. (2017). Understanding and using English grammar (Fifth edition ; International edition). Pearson Education.
  • Lees, R.B. 1964. On passives and imperatives in English. Gengu Kenkyu 46: 28-41. https://doi.org/10.11435/gengo1939.1964.46_28  
Ilustrasi
Logo Putih Kelas bahasa
Logo Putih Kelas bahasa

#StartTheNewYearWithBetterEnglish

Ikuti Kisah Sukses Ribuan Siswa Kelas Bahasa Lainnya Sekarang Juga

Daftar Sekarang
Rieska Novia
Rieska Novia

Hai! Aku Rieska Novia, fresh graduate ilmu perpustakaan dan informasi. Saat ini lagi menekuni menulis artikel SEO Friendly! Aku sangat tertarik dengan dunia kepenulisan serta literasi digital.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *