Panduan Grammar Bahasa Inggris untuk Pemula Mulai dari nol!

Panduan Grammar Bahasa Inggris untuk Pemula Mulai dari nol!

Lancar pas nongkrong tapi mendadak blank pas interview user bule atau ngerjain Structure TOEFL? Itu tandanya kamu gak bisa nyepelein Grammar Bahasa Inggris. Ternyata materinya jauh lebih dalam dari sekadar ‘-ing’ atau ‘-ed

Grammar Bahasa Inggris adalah sistem aturan struktural yang mengatur penyusunan klausa, frasa, dan kata dalam bahasa Inggris. Panduan ini merangkum pondasi utama mulai dari 8 Parts of Speech, penggunaan “To Be”, klasifikasi Nouns, hingga 4 Tenses Dasar yang wajib dikuasai untuk survival komunikasi. Kunci utamanya? Fluency leads to accuracy fokus pada kelancaran akan membawa ketepatan tata bahasa secara alami.

Ada satu hal menarik yang perlu Bahasawan tahu. Riset membuktikan bahwa fluency leads to accuracy (Wang et al., 2024). Jadi, kalau pengen grammar-nya bagus, latihan fluency yang banyak. Kalau kamu merasa butuh bimbingan intensif, kamu bisa cek Belajar Grammar Bahasa Inggris biar belajarnya makin terarah.

Di panduan lengkap ini, Bahasmin bakal bedah semua materi grammar dari yang paling receh sampai yang paling sering bikin pusing. Bahasmin bakal temenin Bahasawan menyelami dunia struktur bahasa Inggris dengan gaya yang santai tapi daging semua. Siapin kopi, scroll pelan-pelan, karena ini bakal panjang banget (tapi worth it parah). 👇

Apa yang Akan Kamu Pelajari di Grammar Bahasa Inggris?

  • Parts of Speech (Kelas2 kata): Kenalan sama fungsi tiap kata biar kamu nggak asal susun kalimat.
  • Penggunaan To Be (am, is, are): Cara pakai “jembatan” kalimat yang bener kalau lagi nggak ada kata kerja aksinya.
  • Singular dan Plural Nouns (Kata benda tunggal dan jamak)
  • Countable dan Uncountable Nouns: Bahas tuntas soal benda yang bisa dihitung, nggak bisa dihitung, sampai bahasan mendalam soal Noun Phrase.
  • Penggunaan Artikel (a, an, the): Biar kamu tahu kapan harus pakai “sebuah” dan kapan harus pakai “itu” atau “tersebut”.
  • Possessives (Kepemilikan)
  • Kata tunjuk (Ini, itu, ini, itu)
  • Basic Tenses: Fokus ke tenses yang paling sering dipakai sehari-hari dari total 16 Tenses Bahasa Inggris yang ada.
  • Subject-Verb Agreement (Kesesuaian antara subjek dan kata kerjanya): Cara ngerakit kalimat biar subjek dan kata kerjanya selalu sinkron dan nggak berantakan.
  • Basic Sentence Structure (Pola kalimat dasar)

1. Parts of Speech

Oke, sebelum kita lari ke Grammar Bahasa Inggris yaitu tenses yang njelimet, kita harus kenalan dulu sama building blocks atau penyusun kalimatnya. Inilah yang disebut Apa Saja 8 Part of Speech.

Menurut Oxford Learner’s Dictionary: Parts of Speech adalah salah satu kelompok Grammar Bahasa Inggris di mana kata-kata dibagi, seperti noun (kata benda), verb (kata kerja), dan adjective (kata sifat).

Nouns (Kata Benda)

Intinya deh, Noun itu nama dan salah satu dari Grammar Bahasa Inggris dasar. Bisa nama orang, tempat, benda mati, atau konsep abstrak yang nggak bisa dipegang tapi bisa dirasa (kayak happiness atau anxiety).

Ilustrasi Apa itu Noun
Ilustrasi Apa itu Noun

Menurut Betty Azar (dalam Understanding and Using English Grammar): Noun adalah kata yang digunakan untuk menamai orang, tempat, benda, atau ide (ideas).

  • Fungsi: Sebagai Subjek (pelaku) atau Objek (korban/penerima aksi).
  • Contoh: Cat, Jakarta, Computer, Love, Freedom.
  • Ciri-ciri: Sering ditemenin sama artikel (a, an, the) atau kata tunjuk (this, that).

Baca juga: Biar makin jago nyusun kata benda, pelajari Apa Itu Noun Phrase di sini.

Pronouns (Kata Ganti)

Bayangin kalau kita harus nyebut nama orang terus-terusan: “Budi pergi ke pasar karena Budi lapar lalu Budi beli bakso.” Capek kan? Nah, Pronoun ini tugasnya menggantikan Noun biar kalimat lebih efisien. 

Ilustrasi Pronouns
Ilustrasi Pronouns

Nah, menurut kaidah Grammar Bahasa Inggris, di sinilah Pronoun beraksi. Tugasnya adalah menggantikan Noun biar kalimat kita jauh lebih efisien dan nggak berulang-ulang.”

  • Contoh: I, You, He, She, It, We, They (Subjek); Me, Him, Her, Us, Them (Objek).

Note!: Pronoun harus “sepakat” (agree) sama Noun yang digantikannya. Kalau Noun-nya tunggal (a student), Pronoun-nya harus tunggal (he/she), jangan they (kecuali dalam konteks gender-neutral singular ‘they’ yang makin umum sekarang).

Verbs (Kata Kerja)

Tanpa Verb, kalimat itu mati, cuma sekumpulan kata tanpa nyawa. Penting buat kamu paham Dasar-dasar Kata Kerja agar bisa ngerakit kalimat dengan benar.

Menurut buku Grammar Bahasa Inggris dari Betty Azar (dalam Fundamentals of English Grammar): Verb adalah bagian paling penting di Grammar Bahasa Inggris dalam sebuah kalimat yang mengekspresikan sebuah aksi (action) atau keadaan (state of being).

Ada banyak Jenis-jenis Verb yang harus kamu tahu, mulai dari Action Verb (yang kelihatan aksinya) sampai Regular Verbs (yang perubahannya beraturan).

  • Action Verbs: Kelihatan aksinya (Run, Eat, Jump, Write).
  • Stative/Linking Verbs: Nggak kelihatan geraknya, lebih ke perasaan atau kondisi (Be, Seem, Like, Know, Belong). Hati-hati, Stative Verbs ini biasanya nggak bisa dipakein -ing (Progressive).

Adjectives (Kata Sifat)

Intinya dia selalu sama Noun atau Pronoun buat ngasih detail tambahan. Dia menjawab pertanyaan “Yang mana?”, “Seperti apa?”, atau “Berapa banyak?”.

Ilustrasi Panduan Grammar Bahasa Inggris untuk Pemula Mulai dari nol!

Menurut Betty Azar: Adjective adalah kata yang digunakan untuk memodifikasi atau memberikan informasi tambahan pada kata benda (noun) atau kata ganti (pronoun).

  • Contoh: Red car, Beautiful girl, Smart student.
  • Posisi: Biasanya SEBELUM Noun (a big house) atau SETELAH Linking Verb (The house is big).

Adverbs (Kata Keterangan)

Adverb ini lebih versatile. Dia bisa modifikasi Verb, Adjective, atau bahkan Adverb lainnya. Biasanya (tapi nggak selalu) berakhiran -ly.

Ilustrasi We can stop here for lunch
Ilustrasi We can stop here for lunch

Menurut Grammar Bahasa Inggris dari Merriam-Webster: Adverb adalah kata yang digunakan untuk memodifikasi kata kerja, kata sifat, atau kata keterangan lainnya dan sering digunakan untuk menunjukkan derajat, cara, tempat, atau waktu.

  • Contoh: Quickly, Very, Well, Sometimes, Never.
  • Fungsi: Menjawab “Bagaimana?”, “Kapan?”, “Di mana?”, atau “Seberapa sering?” (Contoh: She runs quickly).

Cara Mengidentifikasi Adjective & Adverb dengan Tepat! Soalnya banyak yang sering ketuker di sini. Cara bedainnya :   

  • Adjective: Menjelaskan “Benda”. Tanya: “Benda yang mana/seperti apa?”. (A slow speaker).
  • Adverb: Menjelaskan “Aksi”. Tanya: “Gimana cara ngelakuinnya?”. (He speaks slowly).

Adverb biasanya tinggal nambah -ly di belakang Adjective. (Careful = Carefully). Tapi hati-hati sama kata Well (Adverb) vs Good (Adjective)!

Prepositions (Kata Depan)

Ini penunjuk arah dan waktu. Dia menunjukkan hubungan antara Noun/Pronoun dengan kata lain dalam kalimat.

Ilustrasi The book is on the table
Ilustrasi The book is on the table

Menurut Grammar Bahasa Inggris dari Cambridge Dictionary: Preposition adalah Grammar Bahasa Inggris yang digunakan sebelum kata benda, frasa kata benda, atau kata ganti, yang menghubungkannya dengan bagian lain dari kalimat.

Jangan sampai Salah penempatan! Banyak Bahasawan bingung Bagaimana cara menggunakan preposisi dengan benar dalam bahasa Inggris? Padahal di Indonesia cuma ada satu kata: “di”.

  • At: Untuk titik spesifik (at home, at 7 o’clock).   
  • In: Untuk ruang tertutup atau wilayah besar (in the kitchen, in Jakarta, in 2024).   
  • On: Untuk permukaan atau hari/tanggal (on the table, on Monday).

Note!: Preposition (In, On, At) harus diikuti Noun. Kalau mau pakai Verb, wajib diubah jadi Gerund (-ing). Contoh: “I’m interested in learning English” (Bukan in learn).   

Conjunctions (Kata Hubung)

Ilustrasi Because it was raining, we stayed indoors.
Ilustrasi Because it was raining, we stayed indoors.

Menurut Betty Azar (dalam Understanding and Using English Grammar): Conjunctions adalah kata-kata yang menghubungkan kata atau kelompok kata yang memiliki fungsi gramatikal yang sama dalam satu kalimat.

  • Coordinating (FANBOYS): For, And, Nor, But, Or, Yet, So.
  • Subordinating: Because, Although, Since, If, When.

Interjections (Kata Seru)

Ilustrasi Hello! Interjections
Ilustrasi Hello! Interjections

https://kelasbahasa.id/interjection-dalam-bahasa-inggris/Menurut Betty Azar (dalam Fundamentals of English Grammar): Interjections adalah kata-kata yang mengekspresikan perasaan kuat atau emosi yang tiba-tiba. Biasanya diikuti oleh tanda seru dan tidak memiliki hubungan gramatikal dengan sisa kalimat.

Contoh: Ouch!, Wow!, Oh my God!.

2. Kata Kerja Be (am, is, are)

Nah, ini nih yang agak asing untuk Indonesian learners. Kenapa? Karena di bahasa Indonesia, kita nggak punya “to be”. Kita bilang “Saya lapar” (Subjek + Sifat). Sedangkan menurut Grammar Bahasa Inggris, nggak bisa “I hungry”. Harus ada jembatannya, yaitu Be.

Subjek dan Be

Hukumnya wajib hafal mati, nggak bisa ditawar:

  • I pasangannya am (I am)
  • You, We, They pasangannya are (You are)
  • He, She, It pasangannya is (She is)

Kapan Kita Pakai Be?

Bahasawan, inget ya, Be (am/is/are) dipakai kalau SETELAHNYA BUKAN KATA KERJA (VERB). Kalau setelahnya kata kerja, kita masuk ke ranah tenses lain (nanti kita bahas). Be muncul kalau ketemu:

  1. Noun (Kata Benda/Profesi/Identitas):
    • I am a teacher. (Bukan I teacher)
    • They are students.
    • It is a cat.
  2. Adjective (Kata Sifat):
    • She is beautiful. (Bukan She beautifulCommon Error nih!)
    • We are hungry.
    • The world is round.
  3. Place/Location (Tempat):
    • We are in the classroom.
    • John is at home.

Singkatan (Contractions)

Biar kedengeran luwes kayak native speaker, sering-sering pake singkatan:

  • I am = I’m
  • You are = You’re
  • He is = He’s
  • They are = They’re
  • It is = It’s (Hati-hati, bedain sama Its tanpa petik yang artinya kepemilikan ‘nya’).

Negatif dan Tanya

  • Negatif: Tinggal tambah not setelah Be. (I am not, She is not/isn’t, They are not/aren’t).
  • Tanya: Lempar Be-nya ke depan Subjek. (Are you happy?, Is she a doctor?). Jawabnya simpel: Yes, I am atau No, I’m not.

Note!: Banyak pembelajar Indonesia sering skip “be” karena L1 Interference (gangguan bahasa ibu). Di otak kita, “Dia cantik” itu cuma dua kata. Di Inggris, harus tiga: “She is beautiful”. Jangan pelit kata ya, Bahasawan!

3. Singular dan Plural Nouns

Kalau di Indonesia, mau bilang buku satu atau banyak, katanya tetep “buku” (atau diulang “buku-buku”). Di Inggris? Beuh, berubah bos! Dan perubahannya ini krusial karena ngaruh ke Subject-Verb Agreement nanti.

Regular Plurals

Ilustrasi Friends
Ilustrasi Friends

Kebanyakan kata benda cuma minta ditambahin -s aja.

  • Car = Cars
  • Book = Books
  • Friend = Friends

Tapi, ada syarat dan ketentuan berlaku buat spelling-nya:

  1. Akhiran -sh, -ch, -s, -x, -z: Tambah -es.
    • Box = Boxes (Bukan Boxs susah nyebutnya)
    • Watch = Watches
    • Bus = Buses
  2. Akhiran Konsonan + y: Buang y, ganti -ies.
    • Baby = Babies
    • City = Cities
    • Party = Parties
  3. Akhiran Vokal + y: Cuma tambah -s (Jangan kejebak!).
    • Boy = Boys
    • Key = Keys
  4. Akhiran -f atau -fe: Buang f/fe, ganti -ves.
    • Wife = Wives
    • Knife = Knives
    • Leaf = Leaves
    • (Pengecualian: Roofs, Chiefs)

Irregular Plurals

Ilustrasi Children
Ilustrasi Children

Nah, ini yang harus dihafal karena mereka nggak punya aturan baku. Mereka berubah bentuk semaunya sendiri:

  • Man = Men
  • Woman = Women (Bacanya: /wimin/)
  • Child = Children (Bukan childs!)
  • Person = People (Ini paling sering salah! People itu udah jamak, jangan ditambah s lagi jadi peoples kecuali konteks suku bangsa).
  • Tooth = Teeth
  • Foot = Feet
  • Mouse = Mice

Ada juga kata benda yang bentuk tunggal dan jamaknya SAMA PERSIS.

  • Fish = Fish (Boleh Fishes kalau ngomongin spesies beda-beda)
  • Sheep = Sheep
  • Deer = Deer

4. Countable dan Uncountable Nouns

Ilustrasi Countable dan Uncountable Nouns
Ilustrasi Countable dan Uncountable Nouns

Konsep ini agak tricky buat kita. Di Indonesia, “air” bisa dihitung (“satu air”), “roti” bisa dihitung (“dua roti”). Di Inggris? Big No! 

Membedakan mana yang bisa dihitung (Countable) dan nggak bisa (Uncountable/Non-count) adalah kunci biar nggak diketawain pas minta “a water”.

Countable Nouns (Bisa Dihitung)

Benda yang wujudnya terpisah-pisah, bisa dihitung jari 1, 2, 3.

  • Bisa pakai angka (one apple, two chairs).
  • Bisa pakai artikel a/an (a book).
  • Bisa dibikin jamak pakai s/es (books).
  • Kata tanya: How many?

Uncountable Nouns (Nggak Bisa Dihitung)

Dalam Grammar Bahasa Inggris, Uncountable Nouns (juga dikenal sebagai Mass Nouns) merujuk pada entitas yang tidak dapat dihitung sebagai unit diskrit dan secara gramatikal selalu dianggap sebagai bentuk tunggal (singular).

Benda yang sifatnya:

  1. Cairan/Gas: Water, milk, oil, air, smoke.
  2. Butiran Kecil: Rice, sugar, salt, sand, hair.
  3. Abstrak: Love, happiness, information, advice, news.
  4. Kategori Massal (Whole Groups): Furniture, luggage, jewelry, money, traffic.

Aturan Uncountable:

  • GAK BOLEH pakai angka (one water ❌).
  • GAK BOLEH pakai a/an (an advice ❌).
  • GAK BOLEH ditambah s/es (informations ❌, furnitures ❌ – ini common mistake parah!).
  • Selalu dianggap Tunggal (Singular) secara grammar. Jadi, The water is cold (Bukan are).
  • Kata tanya: How much? 

Cara Menghitung yang Tak Terhitung

Terus kalau mau beli air gimana? Pakai “wadah” atau satuannya (Measure Words).

  • A glass of water.
  • A loaf of bread.
  • A piece of furniture.
  • A piece of advice.
  • A grain of rice.

Contohnya countable itu kayak batu bata (jelas satu-satu), sedangkan Uncountable itu kayak semen adukan (nggak jelas mana satu mana dua, kecuali ditaruh di ember).

5. Artikel (a, an, the)

Ini yang sering dilupain di Grammar Bahasa Inggris, artikel ngasih tahu status kejelasan suatu benda: ini benda sembarang atau benda itu.

Indefinite Articles: A dan An

Dipakai untuk Singular Countable Noun yang sifatnya Umum (General) atau baru pertama kali disebut. Artinya “sebuah”, “seorang”, “seekor”.

A: Ketemu kata yang BUNYI awalnya Konsonan.

  • A book, a car.
  • A university (Hati-hati! Tulisannya U vokal, tapi bacanya /y/ konsonan, jadi pakai A).

An: Ketemu kata yang BUNYI awalnya Vokal (A, I, U, E, O).

  • An apple, an egg.
  • An hour (Hati-hati! H-nya bisu, bacanya /a/, jadi pakai An).

Definite Article: The

Si “The” ini dipakai kalau bendanya Spesifik. Artinya “itu” atau “tersebut”. Kapan pakai The?:

  1. Second Mention: Benda yang udah disebut sebelumnya.
    I saw a cat. The cat was black. (Kucing yang tadi dilihat, bukan kucing lain).
  2. Specific Knowledge: Pembicara dan pendengar sama-sama tahu benda mana yang dimaksud.
    Close the door, please. (Pintu yang di situ, bukan pintu tetangga).
  3. Unique Things: Benda yang cuma ada satu di dunia.
    The sun, the moon, the sky, the internet.

Zero Article (Tanpa Artikel)

Kapan kita polosan aja?

  1. Plural Nouns (General): Kalau ngomongin benda jamak secara umum.
    • Apples are good for you. (Semua apel di dunia).
    • Bandingin sama: The apples on the table are rotten. (Spesifik apel di meja itu).
  2. Uncountable Nouns (General):
    • Water is essential.
    • I like music.
  3. Nama Orang/Kota/Negara: I live in Jakarta (Bukan The Jakarta), kecuali negara yang jamak/serikat kayak The USA, The Philippines.

Orang Indonesia sering banget buang artikel (Article Omission). “I have book” = SALAH. Harusnya “I have a book”.

Biar Bahasawan makin jelas, Kapan harus menggunakan artikel ‘a’, ‘an’, dan ‘the’ dalam bahasa Inggris?

Penggunaan artikel dalam Grammar Bahasa Inggris yang tepat bergantung pada konteks dan jenis noun yang digunakan. “A” dan “an” digunakan dengansingular countable nouns yang belum spesifik atau baru pertama kali disebutkan. 

Pilih “a” sebelum bunyi konsonan (“a book”) dan “an” sebelum bunyi vokal (“an apple”).

“The” menunjukkan sesuatu yang spesifik atau sudah dikenal pembaca. Gunakan “the” ketika merujuk pada noun yang telah disebutkan sebelumnya, atau ketika konteks membuatnya jelas. Misalnya: “I saw a movie yesterday. The movie was excellent.”

Uncountable nouns dan plural nouns umumnya tidak membutuhkan artikel kecuali dalam konteks spesifik. Memahami pola ini akan membantu Anda menentukan kapan artikel diperlukan dalam setiap kalimat.

6. Possessives (Kepemilikan)

Gimana cara bilang “Buku saya”, “Mobil ayah”, atau “Ekor kucing”? Jangan sampai ketuker-tuker antara Pronoun sama Adjective-nya ya Bahasawan.

Possessive Adjectives vs Possessive Pronouns

Ini sering banget bikin bingung. Bedanya ada di posisi dan fungsinya.

SubjekPossessive Adjective (+ Noun)Possessive Pronoun (Sendirian)
IMy bookMine
YouYour bookYours
HeHis bookHis
SheHer bookHers
WeOur bookOurs
TheyTheir bookTheirs
ItIts tail
  • Pola Adjective: This is my pen. (Harus ada bendanya di belakang). Jangan bilang “This is mine pen.”
  • Pola Pronoun: This pen is mine. (Udah nggak perlu sebut bendanya lagi). Jangan bilang “This pen is my.”.

Possessive Nouns (‘s)

Kalau pemiliknya nama orang atau benda, kita pakai apostrophe s (‘s).

  1. Singular: Tambah ‘s.
    • Tom‘s car.
    • The boy‘s toy.
  2. Plural berakhiran -s: Cukup tambah koma atas () di akhir. Nggak usah tambah s lagi biar nggak desis-desis kayak ular.
    • The students books. (Buku-buku milik para siswa).
    • My parents house.
  3. Irregular Plural: Kalau jamaknya nggak pake s, tetep tambah ‘s.
    • The children‘s room.
    • Men‘s wear..

Note!: It’s vs Its.

  • It’s = Singkatan dari It is (It’s a cat).
  • Its = Kepemilikan (The cat licked its paw). Tanpa koma atas!.

7. Kata Tunjuk (Demonstratives)

Ini, Itu, Ini (banyak), Itu (banyak). Grammar Bahasa Inggris membedakan kata tunjuk berdasarkan Jarak dan Jumlah. Ini penting banget buat kejelasan komunikasi visual.

Dekat (Near)Jauh (Far)
Singular (Tunggal)This (Ini)That (Itu)
Plural (Jamak)These (Ini banyak)Those (Itu banyak)

Aturan Pakai:

  1. This/These: Benda yang bisa dipegang atau ada di area si pembicara.
    • This book is mine. (Satu buku, di tangan).
    • These books are heavy. (Banyak buku, di tangan).
  2. That/Those: Benda yang di luar jangkauan, harus ditunjuk.
    • That car over there. (Satu mobil, jauh).
    • Those birds in the sky. (Banyak burung, jauh).

Contoh:

  • Waktu: This bisa buat “sekarang” (This morning = pagi ini), That buat masa lalu (That day = hari itu dulu).
  • Perkenalan: Di telepon atau ngenalin orang, pakai This. “Hello, this is Budi speaking.” atau “Mom, this is my friend, Andi.”.
  • Jarak Emosional: That/Those kadang dipakai buat nunjukin ketidaksukaan atau jarak perasaan. “I hate that guy!“.

8. Basic Tenses

Tenses itu sebenernya cuma soal KAPAN kejadiannya (Waktu) dan BAGAIMANA status kejadiannya (Aspek). Untuk level dasar dan survival, Bahasawan WAJIB kuasai 4 tenses ini. Sisanya (yang perfect-perfect-an) bisa nyusul pelan-pelan.

Sebelum itu, Bahasmin mau jelasin dulu apa saja aturan dasar penggunaan tenses dalam bahasa Inggris?

Sistem tenses bahasa Inggris terdiri dari 16 kombinasi dasar yang dibentuk dari tiga dimensi waktu (Past, Present, Future) dan empat aspek (Simple, Progressive, Perfect, Perfect Progressive).”

Prinsip utama dari Grammar Bahasa Inggris yang harus dipahami adalah kesesuaian antara waktu kejadian dan bentuk verb yang digunakan. Dalam praktiknya, pemilihan tense bergantung pada apakah kejadian tersebut sudah selesai, sedang berlangsung, atau akan terjadi di masa depan.

Baca selengkapnya Present Perfect Tense atau Past Continuous Tense.

a. Simple Present Tense (Kebenaran & Kebiasaan)

Ini tense paling dasar tapi paling sering salah karena aturan s/es.

  • Fungsi: Fakta umum (General Truth), kebiasaan (Habit), jadwal tetap.
  • Rumus: S + V1 (+s/es untuk He/She/It).
  • Time Signal: Always, usually, every day, often.

Contoh:

  • I eat rice.
  • She eats rice. (Jangan lupa S-nya!)
  • Water boils at 100 degrees.

Negatif/Tanya: Pakai Do/Does.

  • I don’t know.
  • She doesn’t know. (S-nya ilang karena udah diambil Does).

Gimana? Baru 4 tenses aja udah lumayan bikin keriting ya? Tenang, kalau kamu pengen praktek langsung biar tenses-nya otomatis nempel di luar kepala tanpa perlu hafal rumus, yuk gabung di Belajar Grammar Bahasa Inggris. Kita bakal kupas tuntas bareng mentor yang asik!”

Baca juga soal Pengertian Simple Present Tense dan lihat Contoh Kalimat Simple Present Tense di sini.

b. Present Progressive/Continuous (Sedang Berlangsung)

Kejadian yang live, terjadi detik ini juga, atau periode sekarang.

  • Fungsi: Aksi sedang terjadi right now.
  • Rumus: S + Be (am/is/are) + V-ing.
  • Time Signal: Now, right now, at the moment.
  • Contoh:
  • We are studying grammar.
  • Look! It is raining.

Note!: Stative Verbs (kata kerja perasaan/pikiran) kayak Love, Know, Want GAK BOLEH pakai tense ini. Jangan bilang “I am loving you“, tapi “I love you“.

Baca selengkapnya Apa Itu Present Continuous Tense biar nggak salah pakai -ing.

c. Simple Past Tense (Masa Lalu)

Udah lewat, udah kelar, udah jadi sejarah. Bye-bye.

  • Fungsi: Kejadian selesai di waktu spesifik di masa lalu.
  • Rumus: S + V2.
  • Time Signal: Yesterday, last week, 2 years ago, in 1990.

Contoh:

  • I watched a movie yesterday. (Regular verb, +ed).
  • She went to Bali last year. (Irregular verb, Go = Went).

Negatif/Tanya: Pakai Did. Balik ke V1.

  • I didn’t watch TV. (Bukan didn’t watched).
  • Did you go?.

Pelajari aturan Simple Past Tense di sini.

d. Simple Future Tense (Masa Depan)

Will: Buat keputusan spontan, prediksi, atau janji.

  • I will call you later.
  • It will rain tomorrow.
  • Be Going To: Buat rencana yang udah dipikirin matang-matang.
  • I am going to buy a car next month..

Cek rumus Simple Future Tense biar rencanamu makin jelas.

9. Subject-Verb Agreement

Aturan Subject-Verb Agreement menyatakan bahwa subjek dan kata kerja dalam sebuah kalimat harus memiliki kesesuaian dalam hal jumlah (number); subjek tunggal memerlukan kata kerja bentuk tunggal, dan subjek jamak memerlukan kata kerja bentuk jamak.

  • Singular Subject (He/She/It/Budi) = Singular Verb (V+s / is / has).
    • The dog barks.
    • She plays piano.
  • Plural Subject (You/We/They/Budi & Andi) = Plural Verb (V1 / are / have).
    • The dogs bark.
    • They play piano.

Tips Hafalan Bahasmin:

  • Noun kalau Jamak dikasih S (Books).
  • Verb kalau ketemu Subjek Tunggal dikasih S (Eats).
  • Jadi kebalikan! Jangan sampai “The dogs barks” (Kebanyakan S, desis banget!). Cukup satu sisi yang ada S-nya (umumnya).

Selain itu, kamu juga harus paham soal elemen penyusun kalimat yang lebih kompleks seperti:

10. Basic Sentence Structure (Pola Kalimat Dasar)

Terakhir, gimana cara ngerakit semua ini jadi kalimat utuh? Grammar Bahasa Inggris punya pola baku yang kaku dibanding bahasa Indonesia yang bisa bolak-balik. Pola dasarnya adalah S-V-O.

Secara struktural, sebuah kalimat bahasa Inggris yang lengkap secara minimal harus mengandung setidaknya satu Subject dan satu Finite Verb agar dapat dianggap sebagai klausa independen.

Elemen Kalimat SVO

  1. Subject (S): Siapa yang melakukan? (Noun/Pronoun).
  2. Verb (V): Apa yang dilakukan?
  3. Object (O): Siapa yang kena? (Noun/Pronoun).

Contoh:

  • I (S) love (V) you (O). (Jelas, tegas).
  • Bahasa Indonesia bisa: “Kamu aku cinta” (O-S-V). Inggris GAK BISA: “You I love” (Kecuali puisi sastra tingkat dewa, tapi buat komunikasi normal itu salah/aneh).

Variasi Pola Kalimat

  1. S + V (Intransitive): Nggak butuh objek.
    • The baby cries.
    • Birds fly.
  2. S + V + O (Transitive): Butuh objek.
    • She kicks the ball. (Kalo cuma “She kicks”, orang nanya “Nendang apa?”).
  3. S + V + C (Complement): Pakai Linking Verb.
    • She is smart. (Adjective Complement).
    • He is a doctor. (Noun Complement).
  4. S + V + IO + DO (Indirect & Direct Object):
    • He gave me a gift.
    • He gave (V) me (Indirect – penerima) a gift (Direct – benda).

Kesalahan Fatal Struktur

  1. Sentence Fragment: Kalimat buntung. “Because I was tired.” (Ini bukan kalimat, ini anak kalimat. Harus ada induknya). Bener: I slept because I was tired.
  2. Run-on Sentence: Kalimat nyerocos tanpa rem (tanda baca/konjungsi).
    • Salah: I love Bali it is beautiful.
    • Bener: I love Bali. It is beautiful. atau I love Bali because it is beautiful..

11. Tips Belajar Grammar Bahasa Inggris Secara Otodidak

Bahasmin tahu, teori emang gampang, tapi praktiknya yang susah. Nah, kalau Bahasawan pengen benerin tulisan biar nggak malu-maluin, coba pakai checklist ini:

  • Teknik Read Aloud: Tulisan yang kelihatan oke di mata seringkali terdengar aneh di telinga. Baca nyaring tulisanmu, kalau lidahmu kepeleset atau nafasmu sesak, berarti ada yang salah sama grammarnya.
  • Selalu cek ulang Subject-Verb Agreement. Pastikan subjek tunggal dapet verb yang pas, terutama di kalimat panjang.   
  • Konsistensi Tense: Jangan lompat-lompat tenses tanpa alasan. Kalau lagi cerita masa lalu, pakailah Past Tense terus sampai selesai.   
  • Gunakan Teknologi: Jangan gengsi pakai aplikasi seperti Grammarly atau fitur spell-check. Ini sangat membantu buat nangkep kesalahan typo yang receh.
  • Banyak Membaca & Mendengar: Ini cara meningkatkan kemampuan secara mandiri yang paling ampuh. Baca blog, nonton YouTube, atau dengerin podcast bahasa Inggris tanpa teks. Otak bakal secara otomatis merekam pola yang benar tanpa perlu dipaksa menghafal rumus.
  • Jangan Takut Salah: Kesalahan adalah bagian dari proses. Semakin sering Bahasawan mencoba bercakap-cakap atau menulis, semakin cepat grammar itu nempel di luar kepala.

Kesimpulan

Memahami Grammar Bahasa Inggris adalah langkah awal yang sangat penting untuk membangun fondasi komunikasi yang kuat dalam bahasa Inggris.

Dengan menguasai Grammar Bahasa Inggris dasar seperti jenis kata (Parts of Speech), penggunaan kata kerja bantu (be), hingga tenses yang paling sering digunakan, kamu sudah memiliki modal yang cukup untuk berkomunikasi di level profesional.

Ingatlah bahwa tujuan utama dari mempelajari aturan-aturan ini adalah agar pesan yang kamu sampaikan bisa diterima dengan jelas dan tanpa ambiguitas.

Konsistensi dalam berlatih baik melalui membaca, mendengarkan, maupun praktik berbicara adalah kunci utama agar pemahaman teori ini berubah menjadi kemampuan yang alami.

Grammar Bahasa Inggris Itu Nggak Cuma Hafalan!

Ingat riset di awal tadi? Fluency leads to accuracy. Jangan takut salah pas ngomong. Paham teori di atas adalah langkah awal yang keren. Tapi, punya mentor yang bisa koreksi langsung dan komunitas yang suportif bakal bikin progres kamu 10x lebih cepat.

Yuk, ubah pemahaman teori kamu jadi kemampuan nyata. Cek detail program dan amankan slot kamu di Belajar Grammar Bahasa Inggris

Mulai praktikkan dari hal kecil. Bikin status medsos, ngomong sendiri di cermin, atau reply threads ini pake Grammar Bahasa Inggris yang barusan dipelajari. Keep practicing, and accuracy will follow! 

Referensi

Asa Zukhal
Asa Zukhal

Hai! Aku Asa Zukhal, lulusan Informatika yang sekarang lagi fokus nulis konten dan ngulik SEO. Sekarang lagi stay di Kampung Inggris, sambil terus belajar dan mendalami bahasa Inggris, terutama persiapan IELTS. Aku disini bakal sharing tentang bahasa Inggris dan metode belajarnya juga.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *